Jumat, Januari 30, 2009

chapter 5 translate

Search | Glossary

Pencarian |Daftar kata

________________________________________

Course Index:

Kursus indeks:

________________________________________

CCNA Discovery - Networking for Home and Small Businesses

CCNA Penemuan -Networking untuk home dan Urusan(bisnis-urusan(bisnis Kecil

5 Network Addressing

5 Pengalamatan Jaringan

5.0 Chapter Introduction

50 Pengenalan Bab

5.0.1 Introduction

5.0.1 Introduction

Page 1:

Halaman 1:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.1 IP Addresses and Subnet Masks

51 Alamat protokol internet dan Subjaringan Menyembunyikan

5.1.1 Purpose of the IP Address

5.1.1 Purpose dari Alamat protokol internet

Page 1:

Halaman 1:

A host needs an IP address to participate on the Internet. The IP address is a logical network address that identifies a particular host. It must be properly configured and unique in order to communicate with other devices on the Internet.

Suatu tuan rumah memerlukan satu protokol internet menunjukkan mengambil bagian di Internet. Alamat protokol internet adalah suatu alamat jaringan yang logis bahwa mengidentifikasi tuan rumah tertentu. Itu harus dengan baik diatur dan unik untuk berkomunikasi dengan alat-alat lain di Internet.

An IP address is assigned to the Network interface connection for a host. This connection is usually a network interface card (NIC) installed in the device. Examples of end-user devices with network interfaces include workstations, servers, network printers and IP phones. Some servers can have more than one NIC and each of these has its own IP address. Router interfaces that provide connections to an IP network will also have an IP address.

Satu alamat protokol internet ditugaskan kepada Network menghubungkan koneksi untuk suatu tuan rumah. Koneksi ini adalah biasanya suatu kartu antarmuka jaringan (NIC) menginstall di dalam alat. Contoh-contoh dari alat-alat pengguna akhir dengan jaringan menghubungkan memasukkan di dalamnya stasiun kerja, server-server, pencetak-pencetak jaringan dan protokol internet menelpon. Beberapa server dapat mempunyai lebih dari satu NIC dan masing-masing ini mempunyai alamat protokol internet sendiri. Penerus menghubungkan bahwa menyediakan koneksi-koneksi kepada satu jaringan protokol internet akan juga mempunyai satu alamat protokol internet.

Every packet sent across the Internet has a source and destination IP address. This information is required by networking devices to insure the information gets to the destination and any replies are returned to the source.

Setiap paket mengirim ke seberang Internet mempunyai suatu sumber dan tujuan protokol internet alamat. Informasi ini diperlukan oleh alat-alat networking untuk mengasuransikan informasi dapat ke tujuan dan setiap jawaban-jawaban dikembalikan ke sumber.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Packet Tracer Activity

Aktivitas Pengusut Paket

Use Packet Tracer to ping different websites.

Pengusut Paket Penggunaan kepada situs web ping yang berbeda.

Click the Packet Tracer icon to begin.

Klik ikon Packet Tracer untuk mulai.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.1.2 IP Address Structure

5.1.2 protokol internet Menunjuk Struktur

Page 1:

Halaman 1:

An IP address is simply a series of 32 binary bits (ones and zeros). It is very difficult for humans to read a binary IP address. For this reason, the 32 bits are grouped into four 8-bit bytes called octets. An IP address in this format is hard for humans to read, write and remember. To make the IP address easier to understand, each octet is presented as its decimal value, separated by a decimal point or period. This is referred to as dotted-decimal notation.

Satu protokol internet menunjuk hanyalah satu rangkaian 32 bit yang biner (mereka dan kosong-kosong). Itu adalah sangat sulit karena manusia untuk membaca suatu biner protokol internet alamat. Untuk alasan ini, 32 bit dikelompokkan ke dalam empat komposisi music 8 suara byte 8-bit yang disebut. Satu protokol internet menunjuk di dalam bentuk ini adalah sulit(keras karena manusia untuk membaca, menulis dan ingat. Untuk membuat protokol internet menunjukkan lebih mudah memahami, masing-masing komposisi music 8 suara diperkenalkan karena nilai sistim desimal, yang diceraikan oleh suatu tanda desimal atau periode. Ini dikenal sebagai diberi titik notasi sistim desimal.

When a host is configured with an IP address, it is entered as a dotted decimal number such as 192.168.1.5. Imagine if you had to enter the 32-bit binary equivalent of this- 11000000101010000000000100000101. If just one bit was mistyped, the address would be different and the host may not be able to communicate on the network.

Ketika suatu tuan rumah diatur dengan satu alamat protokol internet, itu dimasukkan sebagai suatu sistim desimal yang diberi titik jumlah seperti 192.168.1.5. Bayangkan jika anda harus masuk padanan 32-bit biner dari this11000000101010000000000100000101. Jika hanya satu bit mistyped, alamat akan menjadi yang berbeda itu dan tuan rumah itu tidak akan mampu komunikasi;kan di jaringan.

The 32-bit IP address is defined with IP version 4 (IPv4) and is currently the most common form of IP address on the Internet. There are over 4 billion possible IP addresses using a 32-bit addressing scheme.

32-bit protokol internet alamat digambarkan dengan versi protokol internet 4 (IPV4) dan form yang paling umum sekarang ini dari protokol internet menunjuk di Internet. Ada (di) atas 4 milyar alamat-alamat protokol internet yang mungkin yang menggunakan suatu rencana pengalamatan 32-bit.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

When a host receives an IP address, it looks at all 32 bits as they are received by the NIC. Humans, on the other hand, need to convert those 32 bits into their four octet decimal equivalent. Each octet is made up of 8 bits and each bit has a value. The four groups of 8 bits have the same set of values. The rightmost bit in an octet has a value of 1 and the values of the remaining bits, from right to left, are 2, 4, 8, 16, 32, 64 and 128.

Ketika suatu tuan rumah menerima satu alamat protokol internet, kelihatannya sama sekali 32 bit yang sebagaimana mereka diterima oleh NIC. Manusia, sebaliknya, perlu untuk mengkonversi 32 itu yang dirusak menjadi empat padanan sistim desimal komposisi music 8 suara mereka. Masing-masing komposisi music 8 suara terdiri dari 8 bit dan masing-masing bit mempunyai suatu nilai. Empat kelompok 8 bit mempunyai satuan nilai-nilai yang sama. Rightmost menggigit dalam satu komposisi music 8 suara mempunyai suatu nilai dari 1 dan nilai-nilai dari sisa menggigit, dari hak-hak untuk ditinggalkan, adalah 2, 4, 8, 16, 32, 64 dan 128.

Determine the value of the octet by adding the values of positions wherever there is a binary 1 present.

Tentukan nilai dari komposisi music 8 suara dengan menambahkan nilai-nilai posisi-posisi di mana saja ada suatu biner 1 masa kini.

If there is a 0 in a position, do not add the value.

Jika ada suatu 0 sanggup, jangan menambahkan nilai.

If all 8 bits are 0s. 00000000 the value of the octet is 0.

Jika semua 8 bit adalah 0s. 00000000 nilai dari komposisi music 8 suara itu adalah 0.

If all 8 bits are 1s, 11111111 the value of the octet is 255 (128+64+32+16+8+4+2+1).

Jika semua 8 bit adalah 1s, 11111111 nilai dari komposisi music 8 suara itu adalah 255 (128+64+32+16+8+4+2+1).

If the 8 bits are mixed, such as the example 00100111, the value of the octet is 39 (32+4+2+1).

Jika 8 bit dicampur, seperti contoh 00100111, nilai dari komposisi music 8 suara itu adalah 39 (32+4+2+1).

So the value of each of the four octets can range from 0 to a maximum of 255.

Sehingga nilai dari tiap dari empat komposisi music 8 suara dapat mencakup dari 0 ke maksimum 255.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 3:

Halaman 3:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.1.3 Parts of an IP Address

5.1.3 Bagian-bagian dari satu Alamat protokol internet

Page 1:

Halaman 1:

The logical 32-bit IP address is hierarchical and is made up of two parts. The first part identifies the network and the second part identifies a host on that network. Both parts are required in an IP address.

32-bit yang logis protokol internet alamat adalah hirarkis dan terdiri dari dua bagian. Part yang pertama mengidentifikasi jaringan dan part yang kedua identifikasi suatu tuan rumah pada jaringan itu. Keduanya bagian diperlukan dalam satu alamat protokol internet.

As an example, if a host has IP address 192.168.18.57 the first three octets, (192.168.18), identify the network portion of the address, and the last octet, (57) identifies the host. This is known as hierarchical addressing because the network portion indicates the network on which each unique host address is located. Routers only need to know how to reach each network, rather than needing to know the location of each individual host.

Sebagai satu contoh, jika suatu tuan rumah mempunyai protokol internet menunjuk 192.168.18.57 tiga yang pertama komposisi music 8 suara, (192.168.18), identifikasi bagian jaringan alamat, dan komposisi music 8 suara yang terakhir, (57) identifikasi tuan rumah. Hal ini dikenal sebagai pengalamatan hirarkis karena bagian jaringan menandai (adanya) jaringan yang di atasnya masing-masing alamat tuan rumah yang unik ditempatkan. Penerus-penerus hanya perlu untuk mengetahui bagaimana caranya menjangkau masing-masing jaringan, dibanding perlu untuk mengetahui lokasi dari tiap tuan rumah yang individu.

Another example of a hierarchical network is the telephone system. With a telephone number, the country code, area code and exchange represent the network address and the remaining digits represent a local phone number.

Contoh lain suatu jaringan hierarkis adalah sistem telepon. Dengan suatu nomor telepon, negeri mengkode, bidang mengkode dan pertukaran mewakili; menunjukkan alamat jaringan dan digit-digit sisa mewakili; menunjukkan suatu nomor telepon yang lokal.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.1.4 How IP Addresses and Subnet Masks Interact

5.1.4 Bagaimana Alamat-alamat protokol internet dan Subjaringan Menyembunyikan Berinteraksilah

Page 1:

Halaman 1:

There are two parts to every IP address. How do hosts know which portion is the network and which is the host? This is the job of the subnet mask.

Ada dua bagian kepada setiap alamat protokol internet. Bagaimana cara penghuni mengetahui bagian yang adalah jaringan dan yang adalah tuan rumah? Ini adalah pekerjaan dari topeng subjaringan.

When an IP host is configured, a subnet mask is assigned along with an IP address. Like the IP address, the subnet mask is 32 bits long. The subnet mask signifies which part of the IP address is network and which part is host.

Ketika satu tuan rumah protokol internet diatur, suatu topeng subjaringan ditugaskan beserta satu alamat protokol internet. Seperti alamat protokol internet, topeng subjaringan adalah 32 bit panjang(lama. Topeng subjaringan menandakan bagian yang mana dari alamat protokol internet adalah jaringan dan bagian yang mana adalah tuan rumah.

The subnet mask is compared to the IP address from left to right, bit for bit. The 1s in the subnet mask represent the network portion; the 0s represent the host portion. In the example shown, the first three octets are network, and the last octet represents the host.

Topeng subjaringan dibandingkan dengan protokol internet menunjuk dari kiri ke kanan, bit untuk bit. 1s di dalam topeng subjaringan mewakili; menunjukkan bagian jaringan; 0s mewakili; menunjukkan bagian tuan rumah. Di dalam contoh ditunjukkan, tiga yang pertama komposisi music 8 suara adalah jaringan, dan komposisi music 8 suara yang terakhir mewakili; menunjukkan tuan rumah.

When a host sends a packet, it compares its subnet mask to its own IP address and the destination IP address. If the network bits match, both the source and destination host are on the same network and the packet can be delivered locally. If they do not match, the sending host forwards the packet to the local router interface to be sent on to the other network.

Ketika suatu gurau tuan rumah suatu paket, itu membandingkan topeng subjaringan nya kepada alamat protokol internet yang sendiri dan tujuan protokol internet alamat. Jika jaringan menggigit pertandingan, kedua-duanya tuan rumah sumber dan tujuan di jaringan yang sama dan paket itu dapat dikirimkan di tempat itu. Jika mereka tidak [tanding/ temu], tuan rumah pengiriman ke depan paket itu kepada penerus yang lokal menghubung ke diteruskan kepada jaringan yang lain.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

The subnet masks we see most often with home and small business networking are: 255.0.0.0 (8-bits), 255.255.0.0 (16 bits) and 255.255.255.0 (24 bits). A subnet mask of 255.255.255.0 (decimal) or 11111111.11111111.1111111.00000000 (binary) uses 24 bits to identify the network number which leaves 8 bits to number the hosts on that network.

Subjaringan menyembunyikan kita lihat paling sering kali dengan networking rumah dan usaha kecil adalah: 255.0.0.0 (8-bits), 255.255.0.0 (16 bit) dan 255.255.255.0 (24 bit). Suatu topeng subjaringan dari 255.255.255.0 (sistim desimal) atau 11111111.11111111.1111111.00000000 (biner) gunakan 24 bit untuk mengidentifikasi nomor jaringan yang meninggalkan 8 bit ke(pada nomor penghuni pada jaringan itu.

To calculate the number of hosts that can be on that network, take the number 2 to the power of the number of host bits (2 ^ 8 = 256). From this number, we must subtract 2 (256-2). The reason we subtract 2 is because all 1s within the host portion of an IP address is a broadcast address for that network and cannot be assigned to a specific host. All 0s within the host portion indicates the network ID and again, cannot be assigned to a specific host. Powers of 2 can be calculated easily with the calculator that comes with any Windows operating system.

Untuk mengkalkulasi banyaknya penghuni bahwa dapat pada jaringan itu, ambil nomor 2 kepada kuasa nomor dari tuan rumah menggigit ( 2 ^ 8 =256). Dari nomor ini, kita harus mengurangi 2 (256-2). Alasan kita mengurangi 2 adalah karena semua 1s di dalam bagian tuan rumah dari suatu alamat protokol internet adalah suatu alamat siaran untuk bahwa jaringan dan tidak bisa ditugaskan ke(pada suatu tuan rumah yang spesifik. Semua 0s di dalam bagian tuan rumah menandai (adanya) jaringan ID dan lagi; kembali, tidak bisa ditugaskan ke(pada suatu tuan rumah yang spesifik. Kuasa-kuasa dari 2 dapat dihitung dengan mudah dengan kalkulator bahwa datang dengan setiap sistem operasi Windows.

Another way to determine the number of hosts available is to add up the values of the available host bits (128+64+32+16+8+4+2+1 = 255). From this number, subtract 1 (255-1 = 254), because the host bits cannot be all 1s. It is not necessary to subtract 2 because the value of all 0s is 0 and is not included in the addition.

Cara lain untuk menentukan banyaknya penghuni yang tersedia untuk menjumlahkan nilai-nilai dari tersedia tuan rumah menggigit ( 128+64+32+16+8+4+2+1 =255). Dari nomor ini, mengurangi 1 ( 255-1 =254), karena tuan rumah menggigit tidak bisa semua 1s. Adalah tidak perlu untuk mengurangi 2 karena nilai dari semua 0s adalah 0 dan bukanlah tercakup di penambahan.

With a 16-bit mask, there are 16 bits (two octets) for host addresses and a host address could have all 1s (255) in one of the octets. This might appear to be a broadcast but as long as the other octet is not all 1s, it is a valid host address. Remember that the host looks at all host bits together, not at octet values.

Dengan suatu topeng 16-bit, ada 16 bit (dua komposisi music 8 suara) karena alamat-alamat tuan rumah dan suatu alamat tuan rumah bisa semua 1s (255) dalam satu dari komposisi music 8 suara. Ini akan muncul untuk menjadi siaran tetapi sepanjang komposisi music 8 suara yang lain bukanlah semua 1s, [ini] merupakan suatu alamat tuan rumah yang valid. Ingat bahwa tuan rumah melihat semua tuan rumah menggigit bersama-sama, bukan pada nilai-nilai komposisi music 8 suara.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 3:

Halaman 3:

Lab Activity

Aktivitas Laboratorium

Convert between binary and decimal numbers. Work with powers of 2 to calculate the number of hosts available with x number of bits in the host portion of the address.

Konversi antara biner dan bilangan desimal. Bekerja dengan kuasa-kuasa dari 2 untuk mengkalkulasi banyaknya penghuni yang tersedia dengan x nomor dari bit-bit di dalam bagian tuan rumah alamat.

Click the lab icon to begin.

Klik ikon laboratorium untuk mulai.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.2 Types of IP Addresses

52 Jenis dari Alamat-alamat protokol internet

5.2.1 IP Address Classes and Default Subnet Masks

5.2.1 protokol internet Menunjuk Subjaringan Kelas-Kelas dan Asumsi Menyembunyikan

Page 1:

Halaman 1:

The IP address and subnet mask work together to determine which portion of the IP address represents the network address and which portion represents the host address.

Alamat protokol internet dan topeng subjaringan bekerja sama untuk menentukan bagian yang alamat protokol internet mewakili; menunjukkan alamat jaringan dan bagian yang mewakili; menunjukkan alamat tuan rumah.

IP addresses are grouped into 5 classes. Classes A, B and C are commercial addresses and are assigned to hosts. Class D is reserved for multicast use and Class E is for experimental use.

protokol internet alamat-alamat dikelompokkan ke dalam 5 kelas. Kelas A, B dan C bersifat alamat-alamat komersil dan ditugaskan kepada penghuni. D Kelas terpesan untuk multicast penggunaan dan Class E adalah untuk penggunaan bersifat percobaan.

Class C addresses have three octets for the network portion and one for the hosts. The default subnet mask is 24 bits (255.255.255.0). Class C addresses are usually assigned to small networks.

alamat-alamat C Kelas mempunyai tiga komposisi music 8 suara untuk bagian jaringan dan satu untuk penghuni. Topeng subjaringan asumsi adalah 24 bit (255.255.255.0). alamat-alamat C Kelas biasanya ditugaskan kepada jaringan kecil.

Class B addresses have two octets to represent the network portion and two for the hosts. The default subnet mask is 16 bits (255.255.0.0). These addresses are typically used for medium-sized networks.

alamat-alamat B Kelas mempunyai dua komposisi music 8 suara untuk mewakili; menunjukkan bagian jaringan dan dua untuk penghuni. Topeng subjaringan asumsi adalah 16 bit (255.255.0.0). Alamat ini pada umumnya digunakan untuk jaringan yang ukuran menengah.

Class A addresses have only one octet to represent the network portion and three to represent the hosts. The default subnet mask is 8 bits (255.0.0.0). These addresses are typically assigned to large organizations.

Kelas Suatu alamat-alamat hanya mempunyai satu komposisi music 8 suara untuk mewakili; menunjukkan bagian jaringan dan tiga untuk mewakili; menunjukkan penghuni. Topeng subjaringan asumsi adalah 8 bit (255.0.0.0). Alamat ini pada umumnya ditugaskan kepada organisasi-organisasi yang besar.

The class of an address can be determined by the value of the first octet. For instance, if the first octet of an IP address has a value in the range 192-223, it is classified as a Class C address. As an example, 200.14.193.67 is a Class C address.

Kelas dari suatu alamat dapat ditentukan oleh nilai dari komposisi music 8 suara yang pertama. Sebagai contoh, jika komposisi music 8 suara yang pertama dari suatu alamat protokol internet mempunyai suatu nilai di dalam cakupan 192-223, itu digolongkan sebagai suatu alamat Class C. Sebagai satu contoh, 200.14.193.67 adalah suatu alamat Class C.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.2.2 Public and Private IP Addresses

5.2.2 Publik dan Pribadi protokol internet Alamat-alamat

Page 1:

Halaman 1:

All hosts that connect directly to the Internet require a unique public IP address. Because of the finite number of 32-bit addresses available, there is a risk of running out of IP addresses. One solution to this problem was to reserve some private addresses for use exclusively inside an organization. This allows hosts within an organization to communicate with one another without the need of a unique public IP address.

Semua penghuni bahwa sambung secara langsung kepada Internet memerlukan suatu publik yang unik protokol internet alamat. Oleh karena nomor yang terbatas dari 32-bit menunjuk tersedia, ada suatu resiko tentang kehabisan protokol internet menunjukkan. Satu masalah solusi ini untuk memesan/mencadangkan beberapa alamat pribadi untuk penggunaan eksklusif di dalam satu organisasi. Hal ini mengizinkan[membiarkan penghuni di dalam satu organisasi untuk berkomunikasi dengan satu sama lain tanpa kebutuhan dari suatu publik yang unik protokol internet alamat.

RFC 1918 is a standard that reserves several ranges of addresses within each of the classes A, B and C. As shown in the table, these private address ranges consist of a single Class A network, 16 Class B networks and 256 Class C networks. This gives a network administrator considerable flexibility in assigning internal addresses.

RFC 1918 adalah suatu patokan bahwa cadangan beberapa cakupan-cakupan dari alamat-alamat di dalam masing-masing dari kelas-kelas A, B dan C.Seperti yang ditunjukkan di dalam tabel, alamat pribadi ini mencakup terdiri atas suatu jaringan Class A, 16 jaringan Class B dan 256 jaringan Class C. Hal ini memberi suatu fleksibilitas administrator jaringan yang pantas dipertimbangkan di dalam menugaskan alamat-alamat yang internal.

A very large network can use the Class A private network, which allows for over 16 million private addresses.

Suatu jaringan yang sangat besar dapat menggunakan jaringan pribadi Class A, yang mempertimbangkan (di) atas 16 juta alamat pribadi.

On medium size networks, a Class B private network could be used, which provides over 65,000 addresses.

Di jaringan ukuran menengah, suatu jaringan pribadi Class B bisa digunakan, yang menyediakan (di) atas 65,000 alamat.

Home and small business networks typically use a single class C private address, which allows up to 254 hosts.

home dan jaringan usaha kecil pada umumnya menggunakan suatu pribadi C kelas menunjukkan, yang mengizinkan[membiarkan atas 254 penghuni.

The Class A network, the 16 Class B networks, or the 256 Class C networks can be used within any size organization. Typically many organizations use the Class A private network.

jaringan Class A, 16 jaringan Class B, atau 256 jaringan Class C dapat digunakan di dalam setiap organisasi ukuran. Pada umumnya banyak organisasi menggunakan jaringan pribadi Class A.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Private addresses can be used internally by hosts in an organization as long as the hosts do not connect directly to the Internet. Therefore, the same set of private addresses can be used by multiple organizations. Private addresses are not routed on the Internet and will be quickly blocked by an ISP router.

Alamat-alamat pribadi dapat digunakan secara internal oleh penghuni dalam satu organisasi sepanjang penghuni itu tidak sambung secara langsung kepada Internet. Oleh karena itu, set yang sama dari alamat-alamat pribadi dapat digunakan oleh organisasi-organisasi yang ganda. Alamat-alamat pribadi tidak ditaklukkan di Internet dan akan dengan cepat dihalangi oleh satu penerus ISP.

The use of private addresses can provide a measure of security since they are only visible on the local network, and outsiders cannot gain direct access to the private IP addresses.

Pemakaian alamat-alamat pribadi dapat menyediakan suatu ukuran dari keamanan karena mereka hanyalah kelihatan di jaringan yang lokal, dan orang luar tidak bisa mendapatkan akses langsung kepada pribadi protokol internet alamat-alamat.

There are also private addresses that can be used for the diagnostic testing of devices. This type of private address is known as a loopback address. The class A, 127.0.0.0 network, is reserved for loopback addresses.

Ada juga pribadi menunjuk bahwa dapat digunakan untuk yang diagnostik uji coba alat-alat. Pribadi jenis ini tunjuk dikenal sebagai suatu alamat loopback. Kelas A, 127.0.0.0 jaringan, terpesan untuk loopback alamat-alamat.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 3:

Halaman 3:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.2.3 Unicast, Broadcast and Multicast Addresses

5.2.3 Unicast, Siaran dan Multicast Alamat-alamat

Page 1:

Halaman 1:

In addition to address classes, we also categorize IP addresses as unicast, broadcast, or multicast. Hosts can use IP addresses to communicate one-to-one (unicast), one-to-many (multicast) or one-to-all (broadcast).

Sebagai tambahan terhadap kelas-kelas alamat, kita juga menggolongkan protokol internet alamat-alamat sebagai unicast, siaran, atau multicast. Penghuni dapat menggunakan protokol internet menunjukkan komunikasi;kan one-to-one (unicast), one-to-many (multicast) atau one-to-all (siaran).

Unicast

Unicast

A unicast address is the most common type on an IP network. A packet with a unicast destination address is intended for a specific host. An example is a host with IP address 192.168.1.5 (source) requesting a web page from a server at IP address 192.168.1.200 (destination).

Suatu alamat unicast adalah jenis yang paling umum di satu jaringan protokol internet. Suatu paket dengan suatu alamat tujuan unicast dimaksudkan untuk suatu tuan rumah yang spesifik. Satu contoh adalah suatu tuan rumah dengan protokol internet menunjuk 192.168.1.5 (sumber) meminta suatu halaman web dari suatu server pada protokol internet menunjuk 192.168.1.200 (tujuan).

For a unicast packet to be sent and received, a destination IP address must be in the IP packet header. A corresponding destination MAC address must also be present in the Ethernet frame header. The IP address and MAC address combine to deliver data to one specific destination host.

Untuk suatu paket unicast yang untuk dikirim dan diterima, suatu tujuan protokol internet menunjuk harus di dalam judul paket protokol internet. Suatu tujuan yang sesuai MAC alamat harus pula hadir di dalam Judul frame eternet. Alamat protokol internet dan MAC alamat kombinasikan untuk kirim data kepada tuan rumah tujuan nya spesifik.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Broadcast

Siaran

With a broadcast, the packet contains a destination IP address with all ones (1s) in the host portion. This means that all hosts on that local network (broadcast domain) will receive and look at the packet. Many network protocols, such as ARP and DHCP use broadcasts.

Dengan suatu siaran, paket berisi suatu tujuan protokol internet menunjuk dengan semua mereka (1s) di dalam bagian tuan rumah. Ini berarti bahwa semua penghuni pada jaringan lokal itu ( daerah siaran) akan menerima dan memperhatikan paket. Banyak protokol jaringan, seperti penggunaan ARP Protokol Resolusi Alamat) dan DHCP menyiarkan.

A Class C network 192.168.1.0 with a default subnet mask of 255.255.255.0 has a broadcast address of 192.168.1.255. The host portion is decimal 255 or binary 11111111 (all 1s).

Suatu jaringan C Kelas 192.168.1.0 dengan suatu topeng subjaringan asumsi dari 255.255.255.0 mempunyai suatu alamat siaran dari 192.168.1.255. Bagian tuan rumah adalah sistim desimal 255 atau biner 11111111 (semua 1s).

A Class B network of 172.16.0.0, with a default mask of 255.255.0.0, has a broadcast of 172.16.255.255.

Suatu jaringan B Kelas dari 172.16.0.0, dengan suatu topeng asumsi dari 255.255.0.0, mempunyai suatu siaran dari 172.16.255.255.

A Class A network of 10.0.0.0, with a default mask of 255.0.0.0, has a broadcast of 10.255.255.255..

Suatu Kelas Suatu jaringan dari 10.0.0.0, dengan suatu topeng asumsi dari 255.0.0.0, mempunyai suatu siaran dari 10.255.255.255..

A broadcast IP address for a network needs a corresponding broadcast MAC address in the Ethernet frame. On Ethernet networks, the broadcast MAC address is 48 ones displayed as Hexadecimal FF-FF-FF-FF-FF-FF.

Suatu siaran protokol internet menunjuk karena suatu jaringan memerlukan suatu siaran yang sesuai MAC menunjuk di dalam Frame eternet. Di Jaringan eternet, siaran MAC alamat adalah 48 mereka yang dipertunjukkan sebagai Hexadecimal FF-FF-FF-FF-FF-FF.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 3:

Halaman 3:

Multicast

Multicast

Multicast addresses allow a source device to send a packet to a group of devices.

Multicast alamat-alamat mengizinkan[membiarkan suatu alat sumber untuk mengirimkan suatu paket ke(pada suatu kelompok alat-alat.

Devices that belong to a multicast group are assigned a multicast group IP address. The range of multicast addresses is from 224.0.0.0 to 239.255.255.255. Since multicast addresses represent a group of addresses (sometimes called a host group), they can only be used as the destination of a packet. The source will always have a unicast address.

Alat-alat bahwa [masuk/kepunyaan] suatu kelompok multicast ditugaskan suatu kelompok multicast protokol internet alamat. Cakupan dari alamat-alamat multicast adalah dari 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255. Karena alamat-alamat multicast mewakili; menunjukkan suatu kelompok alamat-alamat (kadang-kadang memanggil(hubungi suatu kelompok tuan rumah), mereka hanya dapat berada menggunakan sebagai tujuan suatu paket. Sumber itu akan selalu mempunyai suatu alamat unicast.

Examples of where multicast addresses would be used are in remote gaming, where many players are connected remotely but playing the same game. Another example would be distance learning through video conferencing, where many students are connected to the same class.

Contoh-contoh dari di mana alamat-alamat multicast akan digunakan di dalam berjudi yang remote, di mana banyak pemain dihubungkan sedikit tetapi memainkan game yang sama. Contoh lain akan menjadi pelajaran jarak melalui video konferensi, di mana banyak siswa disambungkan ke kelas yang sama.

As with a unicast or broadcast address, multicast IP addresses need a corresponding multicast MAC address to actually deliver frames on a local network. The multicast MAC address is a special value that begins with 01-00-5E in hexadecimal. The value ends by converting the lower 23 bits of the IP multicast group address into the remaining 6 hexadecimal characters of the Ethernet address. An example, as shown in the graphic, is hexadecimal 01-00-5E-0F-64-C5. Each hexadecimal character is 4 binary bits.

Seperti halnya suatu unicast atau alamat siaran, multicast protokol internet menunjukkan memerlukan suatu multicast yang sesuai MAC alamat benar-benar kirim bingkai-bingkai di suatu jaringan yang lokal. Multicast MAC alamat adalah suatu nilai yang khusus bahwa mulai dengan 01-00-5E di hexadecimal. Tujuan nilai dengan mengubah 23 bit yang lebih rendah dari protokol internet multicast kelompok menunjuk ke dalam sisa 6 karakter hexadecimal dari alamat Ethernet. Satu contoh, seperti yang ditunjukkan di dalam grafik, adalah hexadecimal 01-00-5E-0F-64-C5. Masing-masing karakter hexadecimal adalah 4 bit yang biner.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 4:

Halaman 4:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.3 How IP Addresses are Obtained

53 Bagaimana Alamat-alamat protokol internet Diperoleh

5.3.1 Static and Dynamic Address Assignment

5.3.1 Penentuan alamat Dinamis Dan yang statis

Page 1:

Halaman 1:

IP addresses can be assigned either statically or dynamically.

protokol internet alamat-alamat dapat ditugaskan yang manapun secara statis atau secara dinamis.

Static

Statis

With a static assignment, the network administrator must manually configure the network information for a host. At a minimum, this includes the host IP address, subnet mask and default gateway.

Dengan suatu penugasan yang statis, administrator jaringan itu harus dengan tangan mengatur informasi jaringan untuk suatu tuan rumah. Pada suatu yang minimum, hal ini memasukkan di dalamnya tuan rumah protokol internet alamat, subjaringan menyembunyikan dan lalai pintu gerbang.

Static addresses have some advantages. For instance, they are useful for printers, servers and other networking devices that need to be accessible to clients on the network. If hosts normally access a server at a particular IP address, it would not be good if that address changed.

Alamat-alamat statis mempunyai beberapa keuntungan. Sebagai contoh, mereka bersifat bermanfaat untuk pencetak-pencetak, server-server dan alat-alat networking lain bahwa perlu untuk dapat diakses kepada klien-klien di jaringan. Jika penghuni secara normal mengakses suatu server pada alamat protokol internet tertentu, itu tidak akan baik jika itu alamat berubah.

Static assignment of addressing information can provide increased control of network resources, but it can be time consuming to enter the information on each host. When entering IP addresses statically, the host only performs basic error checks on the IP address. Therefore, errors are more likely to occur.

Penugasan statis tentang informasi pengalamatan dapat menyediakan kendali yang ditingkatkan dari sumber daya jaringan, tetapi itu dapat waktu mengkonsumsi untuk masuk informasi tentang masing-masing tuan rumah. Ketika memasuki protokol internet alamat-alamat secara statis, tuan rumah hanya melaksanakan kesalahan dasar memeriksa?periksa alamat protokol internet. Oleh karena itu, error lebih mungkin untuk terjadi.

When using static IP addressing, it is important to maintain an accurate list of which IP addresses are assigned to which devices. Additionally, these are permanent addresses and are not normally reused.

Ketika menggunakan pengalamatan protokol internet statis, adalah penting untuk memelihara satu yang akurat daftar yang protokol internet alamat-alamat ditugaskan untuk mana alat-alat. Tambahan pula, ini bersifat alamat-alamat permanen dan tidak normalnya digunakan kembali.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Dynamic

Dinamis

On local networks it is often the case that the user population changes frequently. New users arrive with laptops and need a connection. Others have new workstations that need to be connected. Rather than have the network administrator assign IP addresses for each workstation, it is easier to have IP addresses assigned automatically. This is done using a protocol known as Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP).

Di jaringan lokal yang sering kasus yang populasi pengguna berubah sering. Para pemakai baru tiba dengan laptop-laptop dan memerlukan suatu koneksi. Yang lain mempunyai stasiun kerja baru bahwa perlu untuk dihubungkan. Dibanding mempunyai administrator jaringan memberi protokol internet alamat-alamat untuk masing-masing stasiun kerja, itu adalah lebih mudah untuk memiliki protokol internet menunjuk ditugaskan secara otomatis. Ini dilaksanakan dengan suatu protokol yang dikenal sebagai Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP).

DHCP provides a mechanism for the automatic assignment of addressing information such as IP address, subnet mask, default gateway, and other configuration information.

DHCP menyediakan suatu mekanisme untuk penugasan yang otomatis tentang informasi pengalamatan seperti alamat protokol internet, topeng subjaringan, pintu gerbang asumsi, dan informasi konfigurasi lain.

DHCP is generally the preferred method of assigning IP addresses to hosts on large networks since it reduces the burden on network support staff and virtually eliminates entry errors.

DHCP adalah secara umum metoda yang lebih disukai menugaskan protokol internet menunjukkan penghuni di jaringan yang besar karena itu mengurangi beban di jaringan mendukung staf dan hampir menghapuskan error masukan.

Another benefit of DHCP is that an address is not permanently assigned to a host but is only leased for a period of time. If the host is powered down or taken off the network, the address is returned to the pool for reuse. This is especially helpful with mobile users that come and go on a network.

Manfaat lain dari DHCP adalah bahwa/karena satu alamat tidak untuk selamanya ditugaskan ke(pada suatu tuan rumah tetapi hanyalah disewa untuk jangka waktu tertentu. Jika tuan rumah itu adalah bertenaga mesin menurun/jatuh atau dibuka jaringan, alamat itu dikembalikan ke kolam untuk penggunaan kembali. Ini adalah terutama sangat menolong dengan para pemakai yang gesit bahwa datang dan pergi di suatu jaringan.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.3.2 DHCP Servers

5.3.2 Server DHCP

Page 1:

Halaman 1:

If you enter a wireless hotspot at an airport or coffee shop, DHCP makes it possible for you to access the Internet. As you enter the area, your laptop DHCP client contacts the local DHCP server via a wireless connection. The DHCP server assigns an IP address to your laptop.

Jika anda masuk suatu tempat hiburan yang tanpa kawat pada satu pelabuhan udara atau warung kopi, DHCP membuat nya yang mungkin untuk anda mengakses Internet. Ketika Anda masuk bidang, laptop mu DHCP klien menghubungi server DHCP yang lokal via suatu koneksi yang tanpa kawat. server DHCP memberi satu protokol internet menunjukkan laptop mu.

Various types of devices can be DHCP servers as long as they are running DHCP service software. With most medium to large networks, the DHCP server is usually a local dedicated PC-based server.

Berbagai jenis-jenis dari alat-alat dapat DHCP server-server sepanjang mereka sedang menjalankan DHCP perangkat lunak layanan. Dengan kebanyakan medium kepada jaringan yang besar, server DHCP adalah biasanya suatu server PC-based yang dipersembahkan lokal.

With home networks the DHCP server is usually located at the ISP and a host on the home network receives its IP configuration directly from the ISP.

Dengan jaringan rumah, server DHCP adalah biasanya ditempatkan di ISP dan suatu tuan rumah di jaringan rumah tersebut menerima konfigurasi protokol internet nya secara langsung dari ISP.

Many home networks and small businesses use an integrated router to connect to the ISP modem. In this case, the integrated router is both a DHCP client and a server. The integrated router acts as a client to receive its IP configuration from the ISP and then acts a DHCP server for internal hosts on the local network.

Banyak jaringan rumah dan bisnis-bisnis kecil menggunakan satu penerus yang terintegrasi untuk sambungkan ke modem ISP. Dalam hal ini, penerus yang terintegrasi adalah suatu klien DHCP maupun dan suatu server. Penerus yang terintegrasi bertindak sebagai suatu klien untuk menerima konfigurasi protokol internet nya dari ISP dan lalu bertindak suatu server DHCP untuk penghuni yang internal di jaringan yang lokal.

In addition to PC-based servers and integrated routers, other types of networking devices such as dedicated routers can provide DHCP services to clients, although this is not as common.

Sebagai tambahan terhadap server-server PC-based dan mengintegrasikan penerus-penerus, jenis-jenis lain dari alat-alat networking seperti penerus-penerus yang dipersembahkan dapat menyediakan DHCP jasa kepada klien-klien, meski ini bukanlah sebagai yang umum.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.3.3 Configuring DHCP

5.3.3 Configuring DHCP

Page 1:

Halaman 1:

When a host is first configured as a DHCP client, it does not have an IP address, subnet mask or default gateway. It obtains this information from a DHCP server, either on the local network or one located at the ISP. The DHCP server is configured with a range, or pool, of IP addresses that can be assigned to DHCP clients.

Ketika suatu tuan rumah adalah pertama diatur sebagai suatu klien DHCP, itu tidak mempunyai satu alamat protokol internet, subjaringan menyembunyikan atau lalai pintu gerbang. Itu memperoleh informasi ini dari suatu server DHCP, baik di jaringan yang lokal atau satu yang ditempatkan di ISP. server DHCP diatur dengan suatu cakupan, atau kolam, dari protokol internet menunjuk bahwa dapat ditugaskan ke(pada klien-klien DHCP.

A client that needs an IP address will send a DHCP Discover message which is a broadcast with a destination IP address of 255.255.255.255 (32 ones) and a destination MAC address of FF-FF-FF-FF-FF-FF (48 ones). All hosts on the network will receive this broadcast DHCP frame, but only a DHCP server will reply. The server will respond with a DHCP Offer, suggesting an IP address for the client. The host then sends a DHCP Request to that server asking to use the suggested IP address. The server responds with a DHCP Acknowledgment.

Suatu klien bahwa memerlukan satu alamat protokol internet akan mengirimkan suatu pesan DHCP Discover yang adalah suatu siaran dengan suatu tujuan protokol internet alamat dari 255.255.255.255 (32 mereka) dan suatu tujuan MAC alamat dari FF-FF-FF-FF-FF-FF (48 mereka). Semua penghuni di jaringan itu akan menerima siaran ini DHCP bingkai, tetapi hanya suatu server DHCP akan jawaban. Server itu akan menanggapi dengan suatu DHCP Offer, mengusulkan satu alamat protokol internet untuk klien. Tuan rumah lalu gurau suatu DHCP Request untuk server tersebut yang [meminta;bertanyakan] untuk menggunakan alamat protokol internet yang diusulkan. Server menanggapi dengan suatu DHCP Acknowledgment.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

For most home and small business networks, a multi-function device provides DHCP services to the local network clients. To configure a Linksys wireless router, access its graphical web interface by opening the browser and entering the in the Address area the router default IP address: 192.168.1.1. Navigate to the screen that shows the DHCP configuration.

Untuk kebanyakan jaringan rumah dan usaha kecil, suatu alat yang multi-fungsi menyediakan DHCP jasa kepada klien-klien jaringan yang lokal. Untuk mengatur suatu penerus Linksys tanpa kawat, web akses nya yang grafis menghubungkan dengan pembukaan browser dan memasuki di dalam bidang Address, penerus lalai protokol internet alamat: 192.168.1.1. Layari kepada layar bahwa menunjukkan konfigurasi DHCP.

The IP address of 192.168.1.1 and subnet mask of 255.255.255.0 are the defaults for the internal router interface. This is the default gateway for all hosts on the local network and also the internal DHCP server IP address. Most Linksys wireless routers and other home integrated routers have DHCP Server enabled by default.

Alamat protokol internet dari 192.168.1.1 dan topeng subjaringan dari 255.255.255.0 adalah kelalaian untuk antar muka penerus yang internal. Ini adalah pintu gerbang asumsi untuk semua penghuni di jaringan yang lokal dan juga server DHCP yang internal protokol internet alamat. Kebanyakan penerus-penerus Linksys tanpa kawat dan rumah lain mengintegrasikan penerus-penerus sudah DHCP Server buka peluang secara langsung.

On the DHCP configuration screen a default DHCP range is available or you can specify a starting address for the DHCP range (do not use 192.168.1.1) and the number of addresses to be assigned. The lease time can also be modified (default is 24 hours). The DHCP configuration feature on most ISRs gives information about connected hosts and IP addresses, their associated MAC address, and lease times.

Di konfigurasi DHCP menyaring suatu asumsi DHCP mencakup ada tersedia atau anda dapat menetapkan suatu alamat awal untuk cakupan DHCP (jangan menggunakan 192.168.1.1) dan banyaknya menunjukkan ditugaskan. sewa Waktu dapat juga dimodifikasi (asumsi adalah 24 jam). konfigurasi DHCP menonjolkan di kebanyakan ISRs memberi informasi tentang penghuni yang dihubungkan dan protokol internet alamat-alamat, alamat MAC mereka yang yang dihubungkan, dan menyewa waktu.

The DHCP Client Table also shows the client name and whether it is connected via the Ethernet LAN or wireless (Interface).

DHCP Client Table juga menunjukkan nama klien dan apakah itu dihubungkan via Ethernet LAN atau tanpa kawat (Antar muka).

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 3:

Halaman 3:

Packet Tracer Activity

Aktivitas Pengusut Paket

Configure a device as a DHCP server and specify a range of IP addresses. Configure a DHCP client and verify the DHCP configurations.

Atur suatu alat sebagai suatu server DHCP dan menetapkan bidang alamat-alamat protokol internet. Atur suatu klien DHCP dan memverifikasi konfigurasi-konfigurasi DHCP.

Click the Packet Tracer icon to begin.

Klik ikon Packet Tracer untuk mulai.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.4 Address Management

54 Manajemen Alamat

5.4.1 Network Boundaries and Address Space

5.4.1 Batasan-batasan Jaringan dan Ruang(spasi Alamat

Page 1:

Halaman 1:

The router provides a gateway through which hosts on one network can communicate with hosts on different networks. Each interface on a router is connected to a separate network.

Penerus menyediakan suatu pintu gerbang dengan mana penghuni di jaringan nya dapat berkomunikasi dengan penghuni tentang jaringan yang berbeda. Masing-masing antar muka di suatu penerus disambungkan ke suatu jaringan yang terpisah.

The IP address assigned to the interface identifies which local network is connected directly to it.

Protokol internet menunjuk yang ditugaskan kepada antar muka mengidentifikasi jaringan lokal yang dihubungkan secara langsung ke(pada nya(itu.

Every host on a network must use the router as a gateway to other networks. Therefore, each host must know the IP address of the router interface connected to the network where the host is attached. This address is known as the default gateway address. It can be either statically configured on the host, or received dynamically by DHCP.

Setiap tuan rumah di suatu jaringan harus menggunakan penerus sebagai suatu pintu gerbang kepada jaringan yang lain. Oleh karena itu, masing-masing tuan rumah harus mengetahui alamat protokol internet dari antar muka penerus sambungkan ke jaringan di mana tuan rumah itu terlampir. Alamat ini dikenal sebagai alamat pintu gerbang asumsi. Itu dapat yang manapun secara statis diatur di tuan rumah, atau diterima secara dinamis oleh DHCP.

When an integrated router is configured to be a DHCP server for the local network, it automatically sends the correct interface IP address to the hosts as the default gateway address. In this manner, all hosts on the network can use that IP address to forward messages to hosts located at the ISP and get access to hosts on the Internet. Integrated routers are usually set to be DHCP servers by default.

Ketika satu penerus yang terintegrasi diatur untuk menjadi server DHCP untuk jaringan yang lokal, itu secara otomatis gurau antar muka yang benar protokol internet menunjukkan penghuni seperti(ketika alamat pintu gerbang asumsi. Di dalam cara ini, semua penghuni di jaringan itu dapat gunakan bahwa protokol internet menunjukkan pesan-pesan ke depan kepada penghuni menempatkan di ISP dan dapat penghuni akses ke di Internet. Penerus-penerus yang terintegrasi biasanya di-set untuk menjadi DHCP server-server secara langsung.

The IP address of that local router interface becomes the default gateway address for the host configuration. The default gateway is provided, either statically or by DHCP.

Protokol internet menunjuk antar muka penerus lokal itu menjadi pintu gerbang asumsi menunjuk untuk konfigurasi tuan rumah. Pintu gerbang asumsi disediakan, yang manapun secara statis atau oleh DHCP.

When an integrated router is configured as a DHCP server, it provides its own internal IP address as the default gateway to DHCP clients. It also provides them with their respective IP address and subnet mask.

Ketika satu penerus yang terintegrasi diatur sebagai suatu server DHCP, itu menyediakan protokol internet yang internal sendiri menunjuk seperti(ketika pintu gerbang asumsi ke(pada klien-klien DHCP. Itu juga menyediakan mereka dengan alamat protokol internet mereka yang masing-masing dan topeng subjaringan.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.4.2 Address Assignment

5.4.2 Penentuan Alamat

Page 1:

Halaman 1:

The integrated router acts as a DHCP server for all local hosts attached to it, either by Ethernet cable or wirelessly. These local hosts are referred to as being located on an internal, or inside, network. Most DHCP servers are configured to assign private addresses to the hosts on the internal network, rather than Internet routable public addresses. This ensures that, by default, the internal network is not directly accessible from the Internet.

Penerus yang terintegrasi bertindak sebagai suatu server DHCP untuk semua penghuni lokal berkait dengan nya, yang manapun oleh kabel(telegram Ethernet atau secara tanpa kawat. Ini penghuni lokal dikenal sebagai mahluk menempatkan di satu yang internal, atau di dalam, jaringan. Kebanyakan server-server DHCP diatur untuk memberi pribadi menunjukkan penghuni di jaringan yang internal, dibanding alamat-alamat Internet publik bisa menaklukkan. Hal ini memastikan bahwa, secara langsung, jaringan yang internal tidak secara langsung dapat diakses dari Internet.

The default IP address configured on the local integrated router interface is usually a private Class C address. Internal hosts must be assigned addresses within the same network as the integrated router, either statically configured, or through DHCP. When configured as a DHCP server, the integrated router provides addresses in this range. It also provides the subnet mask information and its own interface IP address as the default gateway.

Asumsi protokol internet menunjuk yang diatur di antar muka penerus yang terintegrasi lokal adalah biasanya suatu pribadi Class C alamat. Penghuni yang internal yang harus ditugaskan alamat-alamat di dalam jaringan yang sama seperti(ketika penerus yang terintegrasi, yang manapun secara statis mengatur, atau melalui DHCP. Ketika yang diatur sebagai suatu server DHCP, penerus yang terintegrasi menyediakan alamat-alamat di dalam cakupan ini. Itu juga menyediakan informasi topeng subjaringan dan antar muka sendiri protokol internet menunjuk seperti(ketika pintu gerbang asumsi.

Many ISPs also use DHCP servers to provide IP addresses to the Internet side of the integrated router installed at their customer sites. The network assigned to the Internet side of the integrated router is referred to as the external, or outside, network.

Banyak ISPS juga menggunakan DHCP server-server untuk menyediakan protokol internet menunjukkan sisi Internet dari penerus yang terintegrasi yang diinstall pada lokasi-lokasi pelanggan mereka. Jaringan yang ditugaskan kepada sisi Internet dari penerus yang terintegrasi dikenal sebagai yang eksternal, atau luar, jaringan.

When an integrated router is connected to the ISP, it acts like a DHCP client to receive the correct external network IP address for the Internet interface. ISPs usually provide an Internet-routable address, which enables hosts connected to the integrated router to have access to the Internet.

Ketika satu penerus yang terintegrasi disambungkan ke ISP, itu bertindak seperti suatu klien DHCP untuk menerima jaringan eksternal benar protokol internet menunjuk karena antar muka Internet. ISPS biasanya menyediakan satu alamat Internet-routable, yang memungkinkan penghuni yang disambungkan ke penerus yang terintegrasi untuk memiliki akses kepada Internet.

The integrated router serves as the boundary between the local internal network and the external Internet.

Penerus yang terintegrasi bertindak sebagai batas antara jaringan yang internal lokal dan Internet yang eksternal.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

There are several ways hosts can be connected to an ISP and the Internet. Whether or not an individual host is assigned a public or private address depends on how it is connected.

Ada beberapa penghuni jalan?cara dapat disambungkan ke satu ISP dan Internet. Ya atau tidaknya tuan rumah perorangan ditugaskan suatu alamat publik atau pribadi bergantung pada bagaimana dihubungkan.

Direct Connection

Koneksi Langsung

Some customers have just a single computer with a direct connection from the ISP through a modem. In this case, the public address from the ISP DHCP server is assigned to the single host.

Beberapa pelanggan-pelanggan hanya mempunyai suatu komputer dengan suatu koneksi yang langsung dari ISP melalui suatu modem. Dalam hal ini, alamat yang publik dari server ISP DHCP ditugaskan kepada tuan rumah yang tunggal.

Connection Through an Integrated Router

Koneksi Melalui satu Penerus Yang Terintegrasi

When there is more than one host that needs access to the Internet, the ISP modem can be attached directly to an integrated router instead of directly to a single computer. This enables the creation of a home or small business network. The integrated router receives the public address from the ISP. Internal hosts receive private addresses from the integrated router.

Ketika ada tuan rumah lebih dari satu bahwa memerlukan akses kepada Internet, modem ISP dapat terlampir secara langsung kepada satu penerus yang terintegrasi sebagai ganti secara langsung kepada suatu komputer. Hal ini memungkinkan pembuatan suatu jaringan rumah atau usaha kecil. Penerus yang terintegrasi menerima alamat yang publik dari ISP. Penghuni yang internal menerima alamat-alamat pribadi dari penerus yang terintegrasi.

Connection Through a Gateway Device

Koneksi Melalui Suatu Alat Pintu Gerbang

Gateway devices combine an integrated router and a modem in one unit, and connect directly to the ISP service. As with integrated routers, the gateway device receives a public address from the ISP and internal PCs will receive private addresses from the gateway device.

Alat-alat pintu gerbang kombinasikan satu penerus yang terintegrasi dan suatu modem dalam satu unit, dan sambung secara langsung kepada layanan ISP. Seperti halnya penerus-penerus yang terintegrasi, alat pintu gerbang menerima suatu alamat yang publik dari ISP dan PCs internal akan menerima alamat-alamat pribadi dari alat pintu gerbang.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.4.3 Network Address Translation

5.4.3 Translasi Alamat Jaringan

Page 1:

Halaman 1:

The integrated router receives a public address from the ISP, which allows it to send and receive packets on the Internet. It, in turn, provides private addresses to local network clients. Since private addresses are not allowed on the Internet, a process is needed for translating private addresses into unique public addresses to allow local clients to communicate on the Internet.

Penerus yang terintegrasi menerima suatu alamat yang publik dari ISP, yang mengizinkan[membiarkan nya untuk mengirim dan menerima paket-paket di Internet. Itu, pada gilirannya, menyediakan pribadi menunjukkan klien-klien jaringan lokal. Karena alamat-alamat pribadi tidak diizinkan di Internet, suatu proses diperlukan karena menterjemahkan alamat-alamat pribadi ke dalam publik yang unik menunjukkan mengizinkan[membiarkan klien-klien lokal untuk komunikasi;kan di Internet.

The process used to convert private addresses to Internet-routable addresses is called Network Address Translation (NAT). With NAT, a private (local) source IP address is translated to a public (global) address. The process is reversed for incoming packets. The integrated router is able to translate many internal IP addresses to the same public address, by using NAT.

Proses itu digunakan untuk mengkonversi pribadi menunjukkan Internet-routable alamat-alamat disebut Translasi Alamat Jaringan (NAT). Dengan NAT, suatu pribadi (lokal) sumber protokol internet alamat diterjemahkan ke(pada suatu publik (global) alamat. Proses itu dibalikkan untuk paket-paket yang [datang/berikutnya]. Penerus yang terintegrasi adalah mampu menerjemahkan banyak protokol internet yang internal menunjukkan alamat publik sama, dengan menggunakan NAT.

Only packets destined for other networks need to be translated. These packets must pass through the gateway, where the integrated router replaces the source host's private IP address with its own public IP address.

Hanya paket-paket memperuntukkan karena jaringan yang lain perlu untuk diterjemahkan. Paket-paket ini harus menerobos pintu gerbang, di mana penerus yang terintegrasi menggantikan pribadi sumber tuan rumah protokol internet menunjuk dengan publik kepunyaan nya protokol internet alamat.

Although each host on the internal network has a unique private IP address assigned to it, the hosts must share the single Internet routable addressed assigned to the integrated router.

Meski masing-masing tuan rumah di jaringan yang internal mempunyai suatu pribadi yang unik protokol internet menunjuk yang ditugaskan ke(pada nya(itu, penghuni itu harus berbagi Internet ditujukan bisa menaklukkan yang tunggal ditugaskan kepada penerus yang terintegrasi.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

Page 2:

Halaman 2:

Packet Tracer Activity

Aktivitas Pengusut Paket

Configure a multi-function device as a DHCP server and configure a client to receive the IP configuration. Verify the configuration of public and private addresses.

Atur suatu alat yang multi-fungsi sebagai suatu server DHCP dan mengatur suatu klien untuk menerima konfigurasi protokol internet. Memverifikasi konfigurasi alamat-alamat publik dan pribadi.

Click the Packet Tracer icon to begin.

Klik ikon Packet Tracer untuk mulai.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.5 Chapter Summary

55 Ringkasan Bab

5.5.1 Summary

5.5.1 Summary

Page 1:

Halaman 1:

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

5.6 Chapter Quiz

56 Ulangan/ ujian Bab

5.6.1 Quiz

5.6.1 Quiz

Page 1:

Halaman 1:

Take the chapter quiz to check your knowledge.

Ambil ulangan/ ujian bab untuk memeriksa pengetahuan mu.

Click the quiz icon to begin.

Klik ikon ulangan/ ujian untuk mulai.

Display Media Text Transcript | Display Visual Media

Catatan Teks Media Tampilan |Tampilkan Media Visual

________________________________________

Go To Next

Pergi Ke Yang berikutnya

Go To Previous

Pergi Ke Yang sebelumnya

Scroll To Top

Gulungan Kepada Kepala

________________________________________

All contents copyright © 2007-2008 Cisco Systems, Inc. All | Translated by the Cisco Networking Academy. About

Semua hak cipta isi-isi ©2007-2008 Cisco Systems, Inc. All |Yang diterjemahkan oleh Cisco Networking Academy. Sekitar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar