Jumat, Desember 05, 2014

Inilah alasan ilmiah mengapa pria tidak boleh memakai emas


Emas merupakan salah satu perhiasan yang banyak disukai oleh para wanita. Emas terbuat dari bahan pertambangan. Emas banyak digunakan kaum wanita, karena wanita ingin selalu tampil lebih cantik dan anggun menggunakan emas. Selain wanita banyak sekali akhir-akhir ini para pria juga ikut ikutan menggunakan perhiasan emas ini. Para pria menggunakan emas kerena ingin tampil layaknya orang kaya. Namun apakah boleh kaum pria menggunakan emas ?

Selain hadist nabi telah mengatakan larangan penggunaan emas untuk pria juga dapat dijelaskan secara ilmiah.
 
Baca Selengkapnya.....

Kamis, November 27, 2014

Membuat Design Dengan Menggunakan Ms. Excel

Banyak software desain yang dapat membatu kita untuk membuat rancangan denah atau desain,
software-software tersebut biasanya yang sering digunakan adalah photoshop, coredraw, solidwork, autocad, ms. visio, dll.
Terkadang kita ingin bisa membuat design tetapi kita tidak bisa menggunakan software canggih untuk membuat desain,
bagi orang awam yang mungkin selama ini hanya terbiasa menggunakan ms.office seperti ms.word dan ms.excel.

Tetapi tidak perlu kecewa, hanya dengan menggunakan ms.excel kita bisa membuat desain selayaknya software design dan seorang profesional.

Berikut contoh yang berhasil dibuat oleh seniman dari jepang yang bernama Tatsuo Horiuchi yang berusia 73 tahun, gambar ini dibuat hanya menggunakan ms.excel.

masih ada banyak lagi contohnya, anda bisa lihat di sini

Akhirnya saya pun ikut mencoba untuk membuat desain sederhana, dan akhirnya cukup memuaskan bagi saya walaupun tidak semuanya menggunakan excel file untuk gambar hewannya.
Selamat mencoba dengan kreasi dan imajinasi kalian yang luar biasa.

Selasa, November 25, 2014

MEMBUAT LINK UNTUK OPEN NEW TAB

Untuk membuat kode HTML berupa link yang apabila diklik dan menuju alamat link lain dengan Open New Tab sebenarnya sangat mudah. Cukup Anda tambahkan target="_blank" pada kode HTML link yang ingin Anda buat. Contohnya :

Read more...

Sabtu, November 10, 2012

HARI INI AKU DIMAKAMKAN



Karya : Remy Soetansyah
1 Mei 2012

Hari ini ku mati,
Perlahan...
Tubuhku ditutup tanah.
Perlahan...
Semua pergi meninggalkanku...

Masih terdengar jelas langkah² terakhir mereka, Aku sendirian, Di tempat
gelap yg tak pernah terbayang, Sendiri, Menunggu pertanyaan malaikat...

Belahan hati,
Belahan jiwa pun pergi.
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain.
Aku bukan siapa² lagi bagi mereka...

Sanak keluarga menangis,
Sangat pedih,
Aku pun demikian,
Tak kalah sedih...

Tetapi aku tetap sendiri,
Disini, menunggu perhitungan.
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap,
Dan maaf pun tak bakal didengar,
Aku benar² harus sendiri...

Ya Allah...
Jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan,
Jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU, Utk aku perbaiki diriku,
Aku ingin memohon maaf pd mereka...

Yg selama ini telah merasakan zalimku,
Yg selama ini sengsara karena aku,
Tersakiti karena aku...

Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yg telah kukumpulkan, Yg bahkan
kumakan, Ya Allah beri lagi aku beberapa hari milik-Mu, Utk berbakti kpd
Ayah & Ibu tercinta...

Teringat kata² kasar & keras yg menyakitkan hati mereka, Maafkan aku Ayah &
Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,

Beri juga ya Allah aku waktu utk berkumpul dgn keluargaku, Menyenangkan
saudara²ku..
Utk sungguh² beramal soleh.

Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu lebih lama lagi..
Begitu menyesal diri ini.
Kesenangan yg pernah kuraih dulu,
Tak ada artinya sama sekali...

Mengapa kusia²kan waktu hidup yg hanya sekali itu...?
Andai aku bisa putar ulang waktu itu...

Aku dimakamkan hari ini,
Dan ketika semua menjadi tak termaafkan, Dan ketika semua menjadi terlambat,
Dan ketika aku harus sendiri...
Utk waktu yg tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan di Padang
Mashar...

Puisi Almarhum "Bang Remy Soetansyah," wartawan senior. wafat 30 Oktober
2012

"ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN"
(Renungan utkku, utkmu & utk kita semua) dikirim bukan melalui kuri®

Rabu, Oktober 03, 2012

PEMASUNGAN PENDIDIKAN, GURU DAN SISWA JADI KORBAN



Mencermat fenomena Tawuran antar Pelajar yang kian marak dan telah memakan korban jiwa', Dimana di DKI Jakarta saja pada awal Semester ini telah memakan Korban jiwa 7 orang meninggal,yakni 6 siswa dan 1 warga sipil. Lalu apa yang sebenarnya terjadi di dunia Pendidikan kita ini?

Salah satu persoalan yg mendasar saat ini adalah terlepasnya dunia Pendidikan dari realitas sosial yg seharusnya menjadi persoalan inheren yg mengakar dan membudaya dlm ranah dunia pendidikan kita.Imbas yg muncul adalah lahirnya output Pendidikan kita yg dinilai berjiwa kerdil, kurang responsif, mau menang sendiri, keras kepala serta kehilangan sifat-sifat kemanusiaan yg lain.

Saat ini dunia Pendidikan Kita dgn meminjam istilah Paulo Freire, masih dijangkiti sifat Nekrofilis (cinta kematian), dan bukannya menumbuhkan sifat Biofilis (cinta kehidupan).Dimana didalam proses pendidikan di Sekolah tidak lagi menampilkan semangat pembebasan siswa didik dari ketidak berdayaan, tetapi justru menjadi ruang untuk membelenggu kreativitas & kebebasan sehingga gagal melahirkan manusia-manusia yg cerdas, kritis, kreatif, juju, berkarakter, demokratis dan responsif.

Dunia Pendidikan kita khususnya di Sekolah telah terpasung dalam ruang hafalan Teori2 dan Rumus, yg tidak "membumi", tidak ada upaya serius untuk membawa para siswa didik kedlm realitas sosial. Pendidikan menjadi tercerabut dari problem riil yg seharusnya mereka jawab & selesaikan.Sistem pendidikan seperti ini diibaratkan sebagai Banking education, yaitu suatu model pendidikan yg tdk kritis, karena hanya diarahkan untuk domistifikasi, penjinakan dan penyesuaian realitas sosial dgn keadaan penindasan.

Yang sangat memprihatikan siswa didik kian kehilangan sentuhan problem riil yg dihadapi bangsa, negara dan masyarakatnya terutama menjelang atau menghadapi UN dan UAS.Siswa digiring kedalam ruang karantina untuk "dicekoki" berbagai Hal yg diperkirakan akan muncul dlm ujian.
Siswa didik diperlakukan bagaikan "Keranjang sampah" yg harus menampung semua tumpahan hafalan Teori & Rumus dari Guru.

Gurupun terpaksa berbuat demnikian karena tdk sanggup melepaskan diri dari "Tekanan" Kepala Sekolah demi menjaga Citra & Gengsi Sekolah.Karena keberhasilan Guru hanya diukur berdasarkan kemampuannya Mentransfer Pengetahuan (Transfers of Knowladge) yg dimiliki kpda siswa didiknya dlm menghadapi ujian.

Guru yg idealis mengoftimalkan diri mengajak siswa didiknya melakukan curah pikir dan berinteraksi secara terbuka sehingga mampu mengindentifikasikan & menganalisis berbagai persoalan sosial dan kebangsaan secara bebas & kritis justru tdk mendapatkan ruang.
Sistem ini akan menghambat keberhasilan siswa dalam menghadapi soal-soal ujian

Dengan kondisi demikian , sulit bagi Sekolah untuk mampu melahirkan manusia-manusia yg cerdas,kritis dan responsif.
Lalu apa yg dapat kita harapkan dari sistem yg demikian? , kita berharap sistem Pendidikan kita khususnya Sekolah dapat menjadi alat pembebasan yg sanggup menciptakan ruang bagi siswa didik anak bangsa untuk mengidentifikasi & menganalisis secara bebas dan kritis terhadap berbagai persoalan dilingkungannya.

Dan kita berharap kelak mereka menjadi pribadi yg mampu mengartikulasikan proses transformasi sosial secara arif, matang terbebas dariPerilaku Instan, korup, hipokrit,keras kepala dan mau menang sendiri.Namun apa jadinya jika pendidikan seperti sekarang ini? sangat jauh dari apa yang kita harapkan.

Soal lain adalah para guru (pengajar), sejak ditetapkan oleh UU Profesional Guru dan Dosen, para guru sibuk dengan tugas sebagai guru Profesional oleh hal2 alat-alat dan administrasi Pembelajar yang sangat banyak banyak menyita waktu, pikiran dan tenaga, sehingga waktunya tidak ada lagi buat siswa didik, dan Siswa didik dibebani lagi dengan tugas2 yang bersifat kognitif saja, dan hubungannya menjadi kaku.Saatnya sistem guru profesional bersertivikasi ditinjau ulang pelaksanaanya. Jangan lagi Persoalan administrasi Pembelajaran menjadi "Momok" bagi guru.
semoga ini menjadi cacatan bagi Kemendiknas .