Selasa, April 21, 2009

Proses Normalisasi Tabel

# teknik normalisasi adalah proses pengelompokan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukan entity dan relasi.

# proses pembentukan tabel normal penuh ( normalisasi ) bertujuan untuk :
- membuat sekecil mungkin terjadinya data rangkap
- menghindari data yang tidak konstan terutama bila dilakukan penambahan dan penghapusan data sebagai akibat adanya data rangkap
- menjamin bahwa identitas tabel secara tunggal sebagai determinan semua atribute

# proses normalisasi juga digunakan pada beberapa operasi yang berhubungan dengan data record yaitu :
1) operasi penambahan ( insert )
2) operasi penghapusan ( delete )
3) operasi pengubahan ( update )
4) operasi pembacaan data

# apabila terjadi kesulitan saat proses data maka tabel-tabel dipecahkan menjadi beberapa tabel yang merupakan hasil pengelompokan data berdasarkan entity masing-masing

# syarat dalam melakukan normalisasi
1) adanya field ( atribute kunci )
2) berdasarkan kepada ketergantungan fungsi

# bentuk-bentuk normalisasi
proses normalisasi tabel secara umu dibagi dalam 5 tahap sehingga dikenal bentuk-bentuk tabel normal sesuai dengan tahapan normalisasi yang telah dilakukan yaitu bentuk normal pertama, kedua, ketiga, keempat, dan kelima.


1. bentuk tidak normal
- adalah kumpulan data yang tidak disimpan tidak mempunyai format tertentu, data disimpan apa adanya sesuai masukan yang diperoleh
- dalam bentuk ini data mungkin saja tidak lengkap tidak konsisten / terduplikasi
2. bentuk normal ke-1 ( 1NF = first normalized form )
- bentuk normal ke pertama dicapai apabila setiap nilai atribute adalah tunggal
- ciri-cirinya
a) file dibentuk dalam bentuk plat file
b) fieldnya berupa atomic value yang artinya data tidak bisa dipecah kebentuk yang lebih kecil
c) tidak ada field yang sama
d) setiap fieldnya mempunyai satu pengertian
3. bentuk normal ke-2 ( 2NF = second normalized form )
- bentuk bormal ke-2 dicapai apabila atribute yang dijadikan adentitas benar-benar sebagai determinan dari semua atribute
- syarat-syarat :
a) bentuk ke-2 dicapai jika tabel sudah membentuk normal ke-1
b) atribut bukan kunci, harus bergantung secara fungsi pada kunci pertama
c) menetukan field-field kunci-kunci bisa berupa primary key, kandidat key, dll.
4. bentuk normal ke-3 ( 3NF = third normalized form )
- adalah bentuk normal ke-2 tanpa terjadi adanya ketergantungan transitif determinan
- syarat
a) tabel sudah harus berbentuk normal ke-2
b) atribut bukan primer tidak tergantung secara transitif determinan terhadap kunci primernya.

# beberapa ketentuan dan sifat model hirarki
- terdapat suatu kumpulan jenis record yang didalamnya masing-masing terdapat field yang berfungsi sebagai pengenal
- terdapat suatu kumpulan kaitan yang menghubungkan semua jenis record sehingga membentuk diagram struktur data
- kaitan tersebut membentuk suatu pohon yang semua ujungnya mengarah ke daun
- tidak mungkin ada elemen yang lebih dari satu parent
- setiap kaitan bersifat tunggal jamak

contoh :

1) tahap 1
- PO
- no PO
- tanggal
- kode suplier
- nama suplier
- alamat
- daftar barang

2) tahap 2
.......................- PO....................- suplie......................- barang

3) tahap 3

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar