Tampilkan postingan dengan label proposal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proposal. Tampilkan semua postingan

Minggu, Mei 31, 2009

PROPOSAL PEMBUATAN DATABASE SISWA

PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 15 WONOSARI

Oleh :
Nama : AMBAR HENDRY PRATIWI
NIM : 43A57026308003
Jurusan : Manajemen Informatika

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
MITRA KARYA
2009
PEMBUATAN DATA BASE SISWA
PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 15 WONO SARI

1. Latar Belakang
Pada umumnya, menerapkan system pembuatan data base mempunyai tujuan yang baik demi kemajuan siswa. Perkembangan bidang teknik informatika saat ini memungkinkan semua bidang kehidupan
manusia dapat semakin ringan dikerjakan dengan bantuan komputer. Demikian halnya dengan pengelolaan data siswa di sebuah sekolah. Dengan menggunakan perangkat lunak data base, data siswa dapat diakses dengan cepat oleh kepala sekolah, guru BP, atau orang tua mahasiswa dengan bantuan komputer.
Untuk dapat menyelesaikan belajar pada STMIK MIKAR Bekasi, mulai tahun pelajaran baru mahasiswa diharuskan membuat tugas akhir berupa suatu produk yang layak jual atau layak pakai. Kegiatan ini dipakai sebagai ujian kompetensi. Sehingga profil kompetensi lulusan STMIK MIKAR dapat dilihat secara langsung pada bentuk tugas akhir yang dikerjakannya.
Dari kedua hal diatas, kami sebagai mahasiswa STMIK MIKAR Program Keahlian Teknik Informatika bermaksud membuat proposal dengan judul Pembuatan Data Base Siswa Pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 15 Wonosari.

2. Alasan Pemilihan Judul
Kami memilih judul tersebut karena beberapa alasan, antara lain :
a. Kompetensi Pembuatan Data Base merupakan salah satu kompetensi yang dipelajari di Program Keahlian Teknik Informatika STMIK MIKAR Bekasi.
b. Program Data Base Siswa sangat diperlukan di Sekolah yang dapat digunakan untuk mengetahui secara cepat data-data tentang siswa.

3. Tujuan Pembuatan Tugas Akhir
Sebagai pedoman/landasan dalam kegiatan ini adalah :
a. Memenuhi salah satu persyaratan untuk dapat menyelesaikan belajar di STMIK MIKAR Bekasi.
b. Mengaktualisasikan diri sebagai tenaga teknik informatika tingkat menengah.

4. Jenis Kegiatan
a. Proyek, menghasilkan suatu produk data base siswa.
b. Perseorangan, dikerjakan sendiri dengan bimbingan seorang dosen Teknik Informatika.

5. Strategi Pelaksanaan
Pelaksanaan Tugas Akhir ini melalui strategi atau tahapan sebagai beikut :
a. Mengadakan pendekatan ke pihak sekolah.
b. Meminta ijin ke sekolah
c. Pengumpulan data
d. Pembuatan design data base dan tampilan.
e. Memasukkan data (data entry).
f. Uji coba.
g. Perbaikan
h. Pemasangan program pada komputer
i. Pelatihan bagi operator data base di sekolah
j. Pembuatan buku tugas akhir
k. Presentasi di muka uji

6. Lokasi Kegiatan
Peserta uji melakukan kegiatan yang akan diadakan dan bertempat di SMPN 15 Wonosari.


7. Waktu Pelaksanaan
Semua jadwal kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari, yaitu sejak tanggal 25, 26, 27 Mei 2009.

8. Pelaksanaan Kegiatan
No Kegiatan Januari Februari Maret April Keterangan
2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Pemilihan Judul
2. Konsultasi dengan pembimbing
3. Pendekatan ke sekolah
4. Meminta ijin ke sekolah
5. Pengumpulan Data
6. Pembuatan Design Data Base dan Tampilan
7. Memasukkan data (Data Entry)
8. Uji Coba
9. Perbaikan
10 Pemasangan Program pada Komputer Sekolah
11. Pelatihan bagi operator di sekolah
12. Pembuatan Buku Tugas Akhir
13. Presentasi di muka penguji
14. Revisi Buku Tugas Akhir







9. Pendanaan
No Kegiatan / Barang Jumlah Biaya satuan Total Biaya Keterangan
1. Pembuatan Proposal 3 buah Rp 5.000,00 Rp 15.000,00
2. Pembelian Buku Microsoft Acces 1buah Rp 30.000,00 Rp 30.000,00
3. Transport 16 kali Rp 4.000,00 Rp 64.000,00
4. Pembuatan Buku Tugas Akhir 3 buah Rp 20.000,00 Rp 60.000,00
5. Disket 2 buah Rp 4.000,00 Rp 8.000,00
6. Sewa Komputer 60 jam Rp 1.000,00 Rp 60.000,00
7. Perlengkapan presentasi Tugas Akhir 1 unit Rp 25.000,00 Rp 25.000,00
8. Lain-lain Rp 28.000,00
J u m l a h Rp 280 .000,00 (dua ratus delapan puluh ribu rupiah)
Dana berasal dari :
a. Orang tua : Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah)
b. Diharapkan partisipasi dari SMPN 15 Wonosari : Rp 180.000,00 (seratus delapan puluh ribu rupiah)

10. Pelaporan
Semua kegiatan yang mendukung Tugas Akhir ditulis dalam Buku Proyek Akhir yang sistimatikanya sebagai berikut :
Halaman Judul
Pengesahan
Abstrak
Kata pengantar
Ucapan Terima Kasih
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Penulisan
1.3 Permasalahan
1.4 Batasan Masalah
1.5 Sistimatika Pembahasan


BAB II Teori Penunjang
2.1 Data Base
2.2 Microsoft Acces
2.3 Jaringan Komputer
2.4 Intranet
2.5 HTML
2.6 PHP
BAB III Perencanaan dan Pembuatan
3.1 Blok Diagram program
3.2 Instalasi Operating System Windows 98
3.3 Instalasi Microsoft Office
3.4 Instalasi PHP Triad
3.5 Pemasangan Driver ODBC Microsoft Acces
3.6 Pembuatan Design Data Base
3.7 Pembuatan Design Tampilan menggunakan HTML dan PHP
BAB IV Pengujian dan Analisa
4.1 Pengujian tampilan halaman depan
4.2 Pengujian program pencarian nama siswa
4.3 Pengujian program data seorang siswa
4.4 Pengujian program penampilan nilai siswa
BAB V Penutup
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran-saran
Daftar Pustaka
Lampiran






Mengetahui

Pembimbing Wonosari, 24 Mei 2009

Penyusun

Drs. Virgiawan Listianto Ambar Hendry Pratiwi




PROPOSAL USAHA KEDAI SANDWICH (ROTI ISI)

Oleh :
Nama : YULI YATI
NIM : 43A57006508015
Jurusan : Tekhnik Informatika

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
MITRA KARYA

2009


USAHA KEDAI SANDWICH (ROTI ISI)


1. Pendahuluan
Pada umumnya menerapkan sistem kegiatan usaha sudah tentu ingin sesuai apa yang kita harapkan. Di era globalisasi yang semakin tak terkendali dan penuh tantangan seperti sekarang, banyak pengusaha-pengusaha yang tidak mampu bertahan dalam usahanya. Hal ini terjadi karena diakibatkan oleh adanya ketidaktahuan seseorang wirausaha tersebut memberikan pelayanan/service yang memuaskan/prima serta penggunaan systemnya yang kurang sesuai.
Oleh sebab itu, maka seorang wirausaha memerlukan system yang baik yang dapat menghasilkan informasi sehingga membantu pemilik usaha dalam mengambil keputusan. Hal ini dilakukan untuk mencapai keberhasilan suatu pengusaha dalam mengukur keuntungan yang diperoleh pada akhir periode dengan melakukan yang dapat menggambarkan keberadaan laba/rugi yang diperoleh pengusaha tersebut.
Kunci dalam berwirausaha adalah jujur dengan diri Anda sendiri. Terutama pada bagian estimasi pemasukan, sangat mudah untuk tergoda menaikkan angka-angka di bagian ini. Tapi jangan lakukan itu, karena hanya akan menyulitkan Anda sendiri di masa depan, wirausaha yang bagus dengan angka keuntungan yang fantastis, namun pada kenyataannya ternyata merugi besar-besaran.

2. Perumusan Masalah
Untuk setiap bisnis, berbeda lagi cara mengumpulkan informasinya. Pada contoh usaha sandwich ini, mengenai masalah pemasukan, misalnya kita bisa memperhatikan bakal lokasi usaha, dan menghitung kira-kira ada berapa orang pegawai yang lalu-lalang di daerah itu.
3. Tujuan dan Manfaat
a. Banyak pegawai yang tidak sempat sarapan, karena keterbatasan waktu. Sandwich harganya murah, mengenyangkan, rasanya enak, dan praktis - bisa dimakan sambil duduk di bis sekalipun.
b. Penjualan: sistim bagi hasil laba bersih, penjual: 30%, pemilik: 70%. Berupa kios sederhana, di lokasi-lokasi yang banyak dilewati orang-orang yang akan pergi berangkat kerja.
c. Estimasi modal per sandwich: Rp 3000, Harga jual: Rp 5000
d. Estimasi laba per bulan : (pemasukan - pengeluaran) = (laba kotor - ongkos) = ( 4.000.000 - 660.000) = Rp 3.340.000

4. Lokasi Kegiatan
Pada usaha produksi, lokasi yang banyak sumber daya manusia dan dekat dengan sumber bahan produksi akan membantu meningkatkan efisiensi. Pada usaha dagang, lokasi yang yang tepat bisa membedakan antara keberhasilan dengan kegagalan. Pada usaha jasa, lokasi yang mudah dijangkau oleh customer bisa meningkatkan penghasilan Anda. Demikianlah pentingnya lokasi.
Mencari lokasi ini bisa sulit sekali, karena daerah-daerah strategis biasanya sudah ditempati. Atau menjadi mall / ITC, yang biaya sewanya juga sangat mahal.
Tapi bisa juga menjadi mudah sekali, seperti misalnya jika silaturahmi kita bagus dan luas. Maka bisa saja tiba-tiba justru ada orang yang menawarkan tempatnya kepada Anda, tanpa perlu mencari-cari.
Jika Anda menemukan bahwa usaha Anda memang membutuhkan lokasi yang bagus, maka jangan sekali-kali tergoda untuk memulai usaha sebelum menemukannya. Gencarkanlah usaha Anda untuk menemukan lokasi idaman tersebut. Silaturahmi juga dapat sangat membantu disini.
Tips: seringkali kita bisa menumpang lokasi. Seperti pada contoh usaha sandwich ini, karena kiosnya kecil, maka kita bisa menumpang di halaman minimarket Indomaret / Alfamaret, dengan membayar biaya sewa bulanan. Ini cenderung lebih murah daripada kita menyewa khusus untuk usaha kita sendiri.

5. Jenis Usaha
Dalam menghadapi setiap jenis wirausaha yang harus dilaksanakan, mencari dan mengumpulkan informasi. Jenis usaha yang akan dilakukan adalah memproduksi makanan cemilan jenis Sandwich yang cocok untuk semua umur.

6. Perkiraan Biaya
 Kebutuhan modal awal:
b. Oven untuk membuat baguette (roti lonjong ala Perancis) : Rp 5.000.000
c. 2 buah kios @ Rp 3.000.000 = Rp 6.000.000
d. Persediaan filling (isi) sandwich untuk 2000 sandwich = Rp 4.000.000
e. Promosi : spanduk, pamflet, kartu nama: Rp 1.000.000
f. Total : Rp 16.000.000
 Ongkos rutin bulanan:
b. Gas Elpiji @ Rp 55.000 x 4 = Rp 220.000
c. Kemasan sandwich = Rp 300.000
d. Saus tomat, cabai, mayonnaise, mentega = Rp 250.000 (dimasukkan menjadi ongkos bulanan karena sulit diperhitungkan nilainya untuk setiap sandwich)
 Total : Rp 660.000,-
 Estimasi pemasukan: Setiap kios diperkirakan bisa menjual 50 sandwich per hari. Jika target pasar adalah pegawai kantor, maka ada 20 hari kerja dalam sebulan.
 Berarti penjualan per bulan per kios adalah 1000 buah sandwich, total 2 kios = 2000 sandwich per bulan.
 Laba kotor:
• Laba per sandwich = Rp 2000
• Laba kotor per bulan = Rp 2000 x 2000 sandwich = Rp 4.000.000
Idealnya memang modal bisa 100% dari pemilik sendiri. Tapi ini mungkin tidak selalu demikian halnya. Seringkali kita memerlukan tambahan dana dari investor lainnya.
Untuk memulai bisnis, saya sarankan untuk menghindari pinjaman bank, walaupun bank syariah. Kalaupun jenis usaha ini bagus, tetap usahakan menghindarinya, karena jika ternyata gagal, maka akan sangat sulit untuk mengembalikannya.
Lagipula pinjaman bank ini sering mengecoh. Kadang kita lupa, apalagi jika tidak ada pembukuan yang rapi, sehingga mengira uang bank sebagai uang kita sendiri. Walhasil, banyak orang yang kemudian justru memakai uang bank untuk membeli rumah, mobil, dan benda-benda yang lebih bersifat konsumtif lagi.
Selain terkecoh seperti itu, kadang juga kita lupa memperhitungkan beban bunga bank dan cicilan bank. Contoh; pada usaha warung, persentase labanya sangat tipis - seperti susu, labanya hanya sekitar 1% - 2%. Padahal harganya mahal sekali ya, siapa sangka ternyata labanya luar biasa tipis seperti itu. Jika tidak hati-hati dalam memanfaatkan pinjaman bank, maka kita bisa kesulitan bahkan sekedar untuk membayar bunga setiap bulannya.
Alternatif lainnya adalah investor luar. Biasanya kemudian dibuat perjanjian / akadnya. Jika kita telah membuat jenis usaha, ini bisa membantu kita untuk menjaring investor yang cocok dengan kita. Kuncinya disini adalah pada akadnya, buat perjanjian yang tertulis, dan jelas. Bahkan (terutama) dengan investor yang dari keluarga sendiri. Karena seringkali kasus penzaliman itu dilakukan oleh keluarga. Jadi, berhati-hatilah. Pastikan bahwa akadnya akan mendorong terciptanya keadilan untuk kedua belah pihak.
Dengan informasi yang mencukupi, maka Anda dapat membuat jenis usaha yang realistis. Sehingga, pada pelaksanaannya nanti tidak akan meleset terlalu jauh dari apa yang telah kita perkirakan disini.
Misalkan ada 1000 orang, maka kemudian kita ambil persentase konservatif bahwa akan ada 5% yang tertarik dengan sandwich kita. Maka, didapatlah estimasi omset 50 buah sandwich per hari. Bagi sebagian besar bisnis, lokasi memang adalah kunci yang terpenting.
Bagian modal awal dan ongkos rutin tidak terlalu sulit, terutama memerlukan ketelitian. Jangan sampai ada hal yang terlewat, sehingga menjadi kejutan yang tidak menyenangkan setelah usaha berjalan.
Nah, setelah kita menuliskan semuanya dalam suatu proposal bisnis, maka kini kita telah mempunyai gambaran yang lebih jelas mengenai bisnis tersebut. Jika kita kemudian yakin bahwa bisnis ini memang bisa menguntungkan.

7. Metodologi
Ketika semuanya telah siap - maka kini adalah waktu untuk melaksanakannya. Anda kini berada di posisi eksekutif, sebagai eksekutor dari bisnis ini. Inilah saatnya Anda melakukan semua yang telah Anda rencanakan selama ini.
Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan :
1. Promosi : Tidak ada gunanya Anda menjual barang/jasa yang sangat berguna, dengan harga yang murah, jika orang tidak tahu bahwa Anda ada.
Promosi adalah suatu keharusan bagi setiap usaha. Namun, promosi yang tidak masuk akal juga justru bisa menghabisi suatu usaha. Untuk usaha yang tergantung pada lokasi, Anda perlu menyisihkan dana untuk membuat papan nama yang besar dan jelas.
Sisihkan waktu/dana tambahan untuk membuat desain yang menarik pandangan mata orang yang tadinya hanya lewat. Tidak ada gunanya membuat papan nama besar jika bahkan sekedar dilirik pun tidak.
2. The only constant is change - satu-satunya hal yang pasti adalah perubahan.
Dalam melakukan usaha, sulit untuk bisa duduk tenang berpangku tangan. Akan selalu muncul hal-hal baru, pesaing baru, kenaikan harga, perubahan pasar, dan lain-lainnya. Tidak semuanya bisa Anda perkirakan di dalam proposal bisnis. Karena itu, Anda harus selalu siap untuk menghadapi masalah yang baru.
Pertama-tama, Anda harus bisa menyadari dulu bahwa ada masalah. Karena, Anda tidak bisa menyelesaikan masalah yang setahu Anda tidak ada. Tapi kadang memang kita tidak menyadari akan adanya suatu masalah, karena kita telah sibuk (terjebak) dalam rutinitas.
Disinilah pentingnya masukan dari pihak ketiga. Secara rutin, undanglah kawan atau saudara untuk menilik usaha Anda tersebut. Dan jangan lupa berterimakasih atas masukan-masukan yang mereka berikan. Tanpa informasi dari mereka, maka bisa saja tahu-tahu bisnis Anda telah berada di ambang kebangkrutan, dan Anda hanya bisa kebingungan, mengapa hal ini bisa terjadi.
Kedua, Anda harus segera menyelesaikan masalah tersebut. Menunda masalah adalah menambah masalah. Masalah tidak akan selesai dengan menundanya.
Ketiga, anggap saja masalah ini sebagai selingan yang menarik, di tengah-tengah rutinitas bisnis. Maka masalah yang muncul tidak akan membuat Anda patah semangat, malah justru akan mendorong munculnya ide-ide dan semangat baru.
3. Customer service : Pembeli adalah raja, demikian pepatah yang sering kita dengar. Setelah melayani mereka dengan ramah, baik, dan sabar, maka biasanya beberapa customer akan merasa nyaman untuk berterus terang kepada Anda.
Dari mereka Anda akan mendapatkan informasi-informasi paling berharga untuk usaha Anda tersebut, apa saja kekurangan Anda, apa kelebihan, apa potensi yang masih bisa digarap / dikembangkan.
Customer service juga bisa menjadi kelebihan Anda dari para pesaing Anda, ketika usaha Anda sama dengan mereka. Berikan layanan yang lebih - layanan antar, barang yang bisa dibuat sesuai pesanan, dan seterusnya.
4. Hemat : Salah satu godaan dalam berbisnis adalah untuk berfoya-foya ketika memegang uang banyak.
Semua pengusaha sukses yang kita kenal adalah orang yang hemat.
Bahkan walaupun mereka kelihatan kaya / boros, namun ternyata sebetulnya masih termasuk hemat jika dibandingkan dengan income / pemasukan mereka.
Ingatlah bahwa Anda baru memulai usaha Anda. Jalan Anda masih panjang. Pepatah “bersakit-sakit dahulu, bersenang kemudian” harus Anda camkan di benak Anda.
Berbisnis itu sulit ? Mudah ? Semuanya kembali kepada Anda. Namun, dengan perencanaan yang baik, maka segala hal bisa menjadi lebih mudah.
8. Penutup
Demikianlah proposal saya buat untuk dapat diperhitungkan dan disetujui guna memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu pembuatan tugas proposal Bahasa Indonesia.

Selasa, Februari 03, 2009

prposal usaha kecil

PROPOSAL
KEWIRAUSAHAAN







Kelompok

 Husniatul Himmah
43A57067308009
 Ambar Hendry Pratiwi
43A57026308003





STMIK-STT MITRA KARYA BEKASI
1. Pendahuluan

Usaha kecil adalah Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan.
Usaha Menengah dan besar adalah Kegiatan ekonomi yang mempunyai kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar daripada kekayaan bersih dan hasil penjualan tahunan usaha kecil.
Pada hakikatnya sangat banyak usaha yang bisa di didirikan, mana yang akan di pilih sangat tergantung pada beberapa hal, antara lain : Minat, Modal, Relasi, Dan peluang lainnya. Maka dari itu kami sengaja membuat proposal ini bebrtujuan untuk mendirikan suatu Usaha menengah, usaha yang kami ingin dirikan adalah Toko pakaian. Adapun alasan-alasan mengapa kami ingin mendirikan usaha trsebut di antaranya : banyak di minati konsumen, terhindar dari risiko dan utang – utang , dan Mendapat keuntungn lebih. Maka dari itu kami berniat mendirikan usaha tersebut dan kami berharap usaha ini dapat berkembang.











2. Rencana Usaha Dan Lokasi


A. Rencana usaha
Usaha toko pakaian ini akan di kelola oleh kami sendiri , dan untuk pertama tanpa menggunakan pegawai. Modal awal yang kami keluarkan untuk mendirikan usaha tersebut adalah Rp. 10.000.000 dan akan terus kami kembangkan. Kami berharap usaha ini berkembang dan berjalan dengan lancar.

B. Lokasi
Menentukan lokasi bisnis adalah factor yang sangat penting untuk menentukan Keberhasilan atau kegagalan usaha. Ada 2 aspek utama dalam memilih lokasi yaitu Memilih lingkungan masyarakat tertentu atau memilih lokasi tertentu di lingkungan masyarakat tertentu. Maka dari itu usaha toko pakaian ini akan saya dirikan di tempat kami pribadi, dengan alamat : Jl. Kemakmuran N0.34 RT 01/05, Adapun alasan – alasannya antara lain :
1. Tempatnya strategis
2. Dekat dengan fasilitas transportasi umum (angkot)
3. Arus lalu lintas tempat kemungkinan pembeli dapat berhenti
4. nyaman dan aman.




3. Rencana Anggaran Biaya


Untuk Merealisasikan usaha tersebut tentunya di butuhkan Rencana Anggaran Biaya yang di perlukan, anggaran biaya tersebut di antaranya :


1. Biaya Pakaian Rp. 5.000.000
2. Mesin kasir Rp. 2.000.000
3. etalase Rp. 1.000.000
4. Biaya Dekorasi Rp. 500.000
5. Manekin Rp. 1.000.000
6. Biaya Tak Terduga Rp. 500.000

Total Rp. 10.000.000











4. Penutup

Demikian Laporan ini saya sampaikan. Kami selaku wirausaha yang ingin mendirikan suatu usaha mengucapkan terima kasih atas perhatian dan partisipasinya serta dukungannya, semoga usaha kami dapat berkembang dan berjalan dengan lancar.





Bekasi, 15 januari 2009
Pengelola Usaha,




( Husniatul Himmah )