Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juni 16, 2010

How to Stay Young-n-Happy Always


1. Buang jauh dari pikiran kamu tentang hal-hal yang tidak terlalu penting. (umur, berat badan, tinggi badan, dll) Biarkan dokter yang mengkhawatirkan hal-hal tsb. Karna itulah alasan
kita membayar mereka.

2. Bertemanlah dengan orang-orang yang membuatmu ceria. Karena orang yang terlalu banyak berkeluh kesah & sukar menikmati hidup, akan memberikan dampak negatif padamu.

3. Jangan pernah berhenti untuk belajar: Pelajari lebih banyak tentang komputer, berkebun, kerajinan tangan, perdalam hobi ataupun hal-hal lainnya. Jangan biarkan otak kamu istirahat terlalu lama. Karna setan akan mengambil alihnya. Dan setan itu dikenal dengan nama ALZHEIMER !!!

4. Nikmatilah hal-hal sekecil apapun.

5. Sering-seringlah tertawa, bahkan sekeras yang kamu mau. Tertawalah sampai
kamu merasa seperti kehabisan nafas. Dan jika kamu mempunyai teman yang bisa melakukan itu, banyak-banyaklah menghabiskan waktu dengan nya.

6. Jika kamu bersedih, menangislah. Airmata memang diperlukan dalam hidup ini. Namun, bangkitlah segera. (saat kehilangan seseorang, ketika menghadapi masa sulit, ataupun
masalah percintaan, dll ) Karna sesungguhnya satu-satunya orang yang akan selalu bersama kita, hanya diri kita sendiri. Yang lain, hanya titipan-Nya. LIVE while you are alive..

7. Kelilingi dirimu dengan hal-hal yang kamu sayangi : (mungkin keluarga, binatang peliharaanmu, musik, hobi, kekasih, dll ) Rumah mu adalah tempat dimana kamu berlindung.

8. Jagalah kesehatanmu : Jika saat ini dalam keadaan baik, pertahankan itu. Jika saat ini dalam keadaan tidak stabil, periksakanlah segera.

9. Jangan katakan sesuatu yang bisa membuat orang lain tersudutkan, merasa bersalah & tidak nyaman.

10. Sampaikan pada orang yang kamu sayangi bahwa kamu menyayangi mereka. Sampaikanlah pada setiap kesempatan yang kamu bisa. Dan jika kamu tidak mengirimkan email ini minimal kepada 4 orang. who cares? tidak akan terjadi hal-hal yang buruk. Tetapi, tidak ada salahnya jika kita saling berbagi dengan orang yang lainnya.

Jumat, Maret 13, 2009

CINTA

Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang
alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya,
ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan,
saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya
mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta
berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang
anak yang menginginkan permen.

Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda
dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya
dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah
mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya
kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

"Mengapa?", tanya suami saya dengan terkejut.

"Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya
inginkan," jawab saya.

Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya,
tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat
mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?

Dan akhirnya suami saya bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk
merubah pikiran kamu?"

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,"Saya punya
pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya,
saya akan merubah pikiran saya :
"Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yg ada di tebing
gunung. Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati.
Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?"

Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya
besok."

Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.

Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar
kertas dengan oret-oretan tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi
susu hangat yang bertuliskan ......

"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan
saya untuk menjelaskan alasannya."

Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya.
Saya melanjutkan untuk membacanya.

"Kamu selalu pegal-pegal pada waktu 'teman baik kamu' datang setiap
bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu
yang pegal."
"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi
'aneh'. Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah
atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya
alami."
"Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca
buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga
mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong
mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu."
"Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri
pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah...... Menceritakan
warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu."
"Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing
gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata
kamu mengalir.
"Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari
saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan
tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa
menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat
membahagiakan kamu."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi
kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya.

"Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya.
Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya
untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya
sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu."
"Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya
masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan
mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia."

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu
dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan
saya.

Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih
dari dia mencintai saya.

Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur
hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan
cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah
hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya** .

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan
kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu
harus berwujud "bunga".*
email from : rahmat_313@..........

Sabtu, Januari 24, 2009

HIDUP bukanlah sebuah VCD PLAYER


Cerita ini adalah "kisah nyata" yang pernah terjadi di Amerika.
Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya,
kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk
melakukan kegiatan lain.

Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira
melihat ada truk baru,ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut.
Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan
memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang
ayah tenang kembali,dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun
dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang
hancur tersebut,tetapi ia tetap gagal. Akhirnya dokter memutuskan
untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.
Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi
dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata,
"Papa, aku minta maaf tentang trukmu." Kemudian, ia bertanya, "tetapi
kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"

Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Renungkan cerita di atas! Berpikirlah dahulu sebelum
kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai. Truk
dapat diperbaiki.
Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak
dapat diperbaiki.

Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara
orang dan perbuatannya,

kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar
daripada membalas dendam.
Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang
kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya.

Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan.
Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu dengan
lainnya.

Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan
ada waktu untuk mencintainya waktu tidak dapat kembali....

hidup bukanlah sebuah VCD PLAYER, yang dapat di backward dan Forward.....
....
HIDUP hanya ada tombol PLAY dan STOP saja....

jangan sampai kita melakukan kesalahan yang dapat membayangi kehidupan kita
kelak....... ..
yang menjadi sebuah inti hidup adalah "HATI"
hati yang dihiasi belas kasih dan cinta kasih.....
CINTA KASIH merupakan nafas kehidupan kita yang sesungguhnya. ........

Rabu, Januari 21, 2009

PERANGKAP TIKUS

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja.
Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur memperhatikan
dengan seksama sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa
mereka dari pasar??"

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus.
Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan
berteriak " Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang ada
perangkap tikus...."

Ia mendatangi ayam dan berteriak " ada perangkat tikus"

Sang Ayam berkata " Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak
berpengaruh terhadap diriku"

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak.

Sang Kambing pun berkata " Aku turut ber simpati...tapi tidak ada yang
bisa aku lakukan"

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. " Maafkan aku. Tapi
perangkap tikus tidak ! berbahaya buat aku sama sekali"

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sng ular berkata "
Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia
akan menghadapi bahaya sendiri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap
tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat
perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang
terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik
rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang
istri tidak sempat diselamatkan.

Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya
sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.

Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (kita semua tau,
sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan
segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman
menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya
untuk mengambil hatinya.

Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.

Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani
harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari
kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.

SO...SUATU HARI..KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN
MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA...PIKIRKANLAH SEKALI LAGI