Tampilkan postingan dengan label Sistem basis data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem basis data. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 26, 2009

Dekomposisi

1. spesialisasi ( dekomposisi entitas ) yaitu memisahkan data yang berbeda

Contoh : table

MD Nama Jabatan Kantor Status
D001 AA - Inti Tidak tetap
D002 BB Dekan - Tetap
D003 CC Purek - Tetap
D004 DD - telkom Tidak tetap

Dosen tetap

MD Nama Jabatan
D002 BB Dekan
D003 CC Purek

Dosen tidak tetap

MD Nama Kantor
D001 AA Inti
D004 DD Telkom


2. generalisasi ( dekomposisi atribut ) yatu menggabungkan data yang berbeda / struturnya sama dengan menambahkan field baru


contoh table :

- mahasiswa D3

nim nama Alamat
Mo1.3 AA Jl. A
Mo2.3 BB Jl. B

- mahasiswa S1

nim nama Alamat
Mo1.5 CC Jl. C
Mo2.5 DD Jl. D

Digabungkan dengan menambahkan

- mahasiswa

Nim Nama Alamat Prog. Pendidikan
Mo1.3 AA Jl. A D3
Mo2.3 BB Jl. B D3
Mo1.5 CC Jl. C S1
Mo2.5 DD Jl. D S1

Sabtu, April 25, 2009

Pengkodean / datacoding

1. kode internal yaitu untuk menandai sebuah record tetapi kodenya tidak formal, digunakan oleh system bukan oleh user

2. kodefikasi umum yaitu kode yang sudah diketahui secara luas / umum

3. jenis kodefikasi yang bias dipilih

a) kodefikasi secara sekuensial / beruntun, secara standar abjad, anga, hirarki, dll.
b) Kodefiasi mnemonic ( singkatan / initial )
c) Kodefikasi blok yaitu kode yang mempunyai format tertentu yang pada dasarnya terbentuk dari kodefikasi lain.

Selasa, April 21, 2009

Proses Normalisasi Tabel

# teknik normalisasi adalah proses pengelompokan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukan entity dan relasi.

# proses pembentukan tabel normal penuh ( normalisasi ) bertujuan untuk :
- membuat sekecil mungkin terjadinya data rangkap
- menghindari data yang tidak konstan terutama bila dilakukan penambahan dan penghapusan data sebagai akibat adanya data rangkap
- menjamin bahwa identitas tabel secara tunggal sebagai determinan semua atribute

# proses normalisasi juga digunakan pada beberapa operasi yang berhubungan dengan data record yaitu :
1) operasi penambahan ( insert )
2) operasi penghapusan ( delete )
3) operasi pengubahan ( update )
4) operasi pembacaan data

# apabila terjadi kesulitan saat proses data maka tabel-tabel dipecahkan menjadi beberapa tabel yang merupakan hasil pengelompokan data berdasarkan entity masing-masing

# syarat dalam melakukan normalisasi
1) adanya field ( atribute kunci )
2) berdasarkan kepada ketergantungan fungsi

# bentuk-bentuk normalisasi
proses normalisasi tabel secara umu dibagi dalam 5 tahap sehingga dikenal bentuk-bentuk tabel normal sesuai dengan tahapan normalisasi yang telah dilakukan yaitu bentuk normal pertama, kedua, ketiga, keempat, dan kelima.


1. bentuk tidak normal
- adalah kumpulan data yang tidak disimpan tidak mempunyai format tertentu, data disimpan apa adanya sesuai masukan yang diperoleh
- dalam bentuk ini data mungkin saja tidak lengkap tidak konsisten / terduplikasi
2. bentuk normal ke-1 ( 1NF = first normalized form )
- bentuk normal ke pertama dicapai apabila setiap nilai atribute adalah tunggal
- ciri-cirinya
a) file dibentuk dalam bentuk plat file
b) fieldnya berupa atomic value yang artinya data tidak bisa dipecah kebentuk yang lebih kecil
c) tidak ada field yang sama
d) setiap fieldnya mempunyai satu pengertian
3. bentuk normal ke-2 ( 2NF = second normalized form )
- bentuk bormal ke-2 dicapai apabila atribute yang dijadikan adentitas benar-benar sebagai determinan dari semua atribute
- syarat-syarat :
a) bentuk ke-2 dicapai jika tabel sudah membentuk normal ke-1
b) atribut bukan kunci, harus bergantung secara fungsi pada kunci pertama
c) menetukan field-field kunci-kunci bisa berupa primary key, kandidat key, dll.
4. bentuk normal ke-3 ( 3NF = third normalized form )
- adalah bentuk normal ke-2 tanpa terjadi adanya ketergantungan transitif determinan
- syarat
a) tabel sudah harus berbentuk normal ke-2
b) atribut bukan primer tidak tergantung secara transitif determinan terhadap kunci primernya.

# beberapa ketentuan dan sifat model hirarki
- terdapat suatu kumpulan jenis record yang didalamnya masing-masing terdapat field yang berfungsi sebagai pengenal
- terdapat suatu kumpulan kaitan yang menghubungkan semua jenis record sehingga membentuk diagram struktur data
- kaitan tersebut membentuk suatu pohon yang semua ujungnya mengarah ke daun
- tidak mungkin ada elemen yang lebih dari satu parent
- setiap kaitan bersifat tunggal jamak

contoh :

1) tahap 1
- PO
- no PO
- tanggal
- kode suplier
- nama suplier
- alamat
- daftar barang

2) tahap 2
.......................- PO....................- suplie......................- barang

3) tahap 3

Senin, April 20, 2009

Model Database

# basis data model meruakan sekumpulan konsep untuk menerangkan data hubungan antara data dan batasan yang terintegerasi dalam suatu organisasi


# model data dibagi beberapa basis

- model data berbasis objek

- model data berbasis record

- model data berbasis fisik

- model data berbasis konseptual



# model data berbasis objek menggunakan objek entitas / attribute. Disajikan dalam jenis model yaitu :

- Entity Relation Model / relation ship ( E-R model )

- Semantic model yaitu penyajian menggunakan kata-kata

- Binary model yaitu model yang memperluas devinisi dari entitas tidak hanya attribute tapi juga tindakannya



# symbol E-RD

a) Entitas

.

.

b) Attribute



.

c) Transaksi





d) Penghubung




# derajat kardinalitas

a) one to one





b)

.

.

.

.

.

b) one to many






.

.

c) many to one






.

.

.

.

.

d) many to many




.

.

.

.

.

# contoh database system perpustakaan

entitas : buku dan anggota



Komponen-komponen Basis Data

  1. hardware

sebagai media penyimpanan

  1. software

- interpreter ( penerjemah )

- interface ( penghubung )

  1. user

- database administrator

orang yang bertugas mengelola system basis data secara keseluruhan

- programmer

orang yang bertugas membuat pogram aplikasi database

- enduser

orang yang mengakses apikasi basis data yang akan dibuat programmer

  1. data

Kodefikasi / Pengkodean

# tujuan kodefikasi

- untuk mempersingkat data

- memudahkan relasi antar table

- memuat unik key / kunci yang unik / primary key


# kegunaan dari mempersingkat data yaitu penggunaan space yang lebih sedikit dan meminimalisasi redudansi data sebanyak mungkin


# abstraksi data

- physical level

yaitu menetukan bagaimana data disimpan dalam keadaan sebetulnya

- conceptual level

yaitu menggambarkan data apa yang disimpan dalam database

- view level

database dalam penggunaan objek data


# skema

DataBase Management System

# DBMS : merupakan system database berikut dengan program aplikasi pengelolanya

# Aplikasi DBMS yaitu :

- dbase
- access
- oracle

- my SQL
- foxpro

# data transaction

  1. tanpa transaksi












  1. dengan transaksi












# database = objek yang saling berinteraksi / penyimpanan data


# komponen – komponen objek table / elemen database

  1. entitas ( entity )

objek yang informasinya akan disimpan dalam database

contoh : orang, tempat, barang

  1. attribute

sebutan yang mewakili sebuah entity

contoh : entitas data mahasiswa atriibutenya adalah nama, NIM, alamat, dll.

  1. data value

yaitu nilai dari sebuah data attribute yang sebenarnya ( nilai real / actual )

  1. report

merupakan informasi mengenai sebuah entity secara lengkap

  1. field

hubungan report yang sejenis yang mempunyai panjang element yagn sama


# keuntungan system basis data

- mengurangi rangkap data

- keamanan data dapat terjaga

- integritas data dapat dipertahankan

- multi user

- menyediakan recovery data

- kebebasan data / data independent / data yang mandiri


# kerugian basis data

- diperlukan tempat penyimpanan yang besar

- diperlukan tenaga yang terampil dalam mengolah data

- kerusakan system dapat mempengaruhi beberapa departemen terkait

Minggu, April 19, 2009

Pengolahan Data

# sebelum adanya database




# sesudah adanya database





DBMS = DataBase Management system
data = merupakan fakta mengenai suatu objek
informasi = merupakan data yang telah diolah